Program Sanggar Bakti BCA Siapkan Sanggar Seni Lebih Profesional dan Mandiri

Program Sanggar Bakti BCA Siapkan Sanggar Seni Lebih Profesional dan Mandiri
Program Sanggar Bakti BCA Siapkan Sanggar Seni Lebih Profesional dan Mandiri

AYOJAKARTA.COM -- PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya Indonesia melalui peluncuran program Sanggar Bakti BCA. Program ini dirancang sebagai bentuk pembinaan jangka menengah bagi komunitas seni pertunjukan agar mampu berkembang secara profesional, mandiri, dan berkelanjutan.

Inisiatif tersebut lahir sebagai respons terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi banyak sanggar seni di Indonesia. Mulai dari keterbatasan pendanaan, lemahnya kapasitas pengelolaan organisasi, hingga minimnya akses terhadap pendampingan dan jaringan pengembangan menjadi persoalan yang ingin dijawab melalui program ini.

Melalui Sanggar Bakti BCA, perusahaan tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas karya seni, tetapi juga membangun fondasi organisasi yang lebih kuat sehingga komunitas seni memiliki daya tahan dalam menghadapi perkembangan zaman.

Seni pertunjukan memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya bangsa. Namun, banyak komunitas seni yang masih menghadapi berbagai kendala dalam menjalankan aktivitasnya secara berkelanjutan.

Melihat kondisi tersebut, BCA menghadirkan program yang tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga pembinaan yang menyentuh berbagai aspek pengelolaan sanggar.

Program ini mencakup peningkatan kapasitas organisasi, pengelolaan kegiatan dan pertunjukan, dokumentasi karya, pengembangan sumber daya manusia, hingga penguatan kualitas artistik.

Dengan pendekatan tersebut, sanggar diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme sekaligus memperluas jangkauan karya kepada masyarakat yang lebih luas.

Sebagai peserta perdana dalam program Sanggar Bakti BCA, Citra Art Studio terpilih untuk memperoleh pendampingan intensif.

Komunitas seni yang didirikan oleh Armen Suwandi dan Siti Suryani ini telah lama berkecimpung di dunia tari dan musik Indonesia. Aktivitas mereka mencakup pengembangan tari kontemporer, berbagai tari tradisional Nusantara, hingga karya-karya kreasi baru yang tetap berakar pada budaya Indonesia.

Selama bertahun-tahun, Citra Art Studio aktif berpartisipasi dalam berbagai festival seni, baik di tingkat nasional maupun internasional. Keterlibatan tersebut menunjukkan konsistensi mereka dalam memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas.

Melalui program Sanggar Bakti BCA, sanggar ini diharapkan mampu memperkuat sistem organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan karya seni yang telah dibangun sejak 2006.

Berbeda dengan program pembinaan yang hanya menitikberatkan pada hasil pertunjukan, Sanggar Bakti BCA mengusung pendekatan yang lebih komprehensif.

Pendampingan mencakup sejumlah aspek penting, antara lain penguatan organisasi sanggar, pengelolaan kegiatan dan pertunjukan, dokumentasi karya seni, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kualitas artistik, serta penyusunan strategi pengembangan sanggar.

Melalui pembinaan tersebut, sanggar diharapkan mampu membangun sistem kerja yang lebih profesional sehingga dapat terus berkembang secara mandiri.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, berharap program ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat peran sanggar seni sebagai pusat pelestarian budaya sekaligus ruang belajar bagi generasi muda.

"Kami berharap sanggar yang terpilih dapat memanfaatkan program ini untuk mengembangkan potensi, memperluas peluang, dan memperkuat keberlanjutan sanggar. Pendampingan yang kami berikan diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk terus bertumbuh dan menjangkau audiens yang lebih luas," ujarnya.

Menurutnya, keberadaan sanggar memiliki fungsi yang sangat penting, bukan hanya menghasilkan karya seni, tetapi juga menjadi tempat regenerasi pelaku budaya Indonesia.

Dalam pelaksanaan program ini, BCA menggandeng Titimangsa sebagai mitra strategis. Pemilihan Titimangsa didasarkan pada rekam jejak organisasi tersebut yang telah lebih dari 15 tahun aktif mengembangkan seni pertunjukan Indonesia melalui berbagai produksi teater, pertunjukan budaya, hingga program pelatihan bagi pelaku seni.

Pelaksanaan program dibagi menjadi dua tahapan utama agar proses pembinaan berlangsung efektif. Tahap pertama adalah asesmen dan pemetaan komunitas seni.

Pada tahap ini dilakukan identifikasi terhadap sanggar potensial berdasarkan aktivitas seni, kualitas proses berkesenian, kapasitas organisasi, serta komitmen mereka untuk terus berkembang.

Tahap kedua berupa pendampingan intensif yang meliputi penguatan kualitas artistik, peningkatan kapasitas organisasi, hingga pengembangan karya pertunjukan.

Sebelum menentukan peserta utama, sebanyak sepuluh sanggar mengikuti proses penilaian yang dilakukan oleh tim periset.

Penilaian melibatkan maestro tari tradisional Elly Luthan serta aktor dan pelaku seni Joned Suryatmoko.

Dari hasil evaluasi menyeluruh, lima sanggar terbaik kemudian mempresentasikan visi dan program mereka di hadapan panelis yang terdiri atas sejumlah tokoh seni nasional, yaitu Happy Salma, Nungki Kusumastuti, Sari Madjid, dan Nanang Hape.

Proses seleksi tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa sanggar yang terpilih benar-benar memiliki potensi berkembang sekaligus komitmen menjaga keberlanjutan seni pertunjukan Indonesia.

Pendiri Titimangsa, Happy Salma, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi bersama Bakti BCA. Ia menilai program ini membuka ruang belajar yang sangat penting bagi komunitas seni dalam memperkuat kapasitas organisasi maupun memperluas perspektif berkesenian.

"Senang sekali dapat berkolaborasi dengan Bakti BCA dalam program ini. Kolaborasi ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi Titimangsa. Kami bertemu dengan banyak pegiat seni yang bekerja dengan penuh konsistensi dan kecintaan terhadap tradisi. Harapan kami, sanggar yang terpilih dapat menjadikan program ini sebagai kesempatan untuk bertukar pengetahuan, mengembangkan gagasan baru, dan semakin yakin melangkah dalam perjalanan berkesenian mereka," kata Happy.

Akademisi seni pertunjukan Nungki Kusumastuti juga memberikan pesan kepada sanggar yang terpilih agar memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal.

"Terpilih sebagai Sanggar Bakti BCA tentu menjadi sebuah pencapaian sekaligus tanggung jawab. Saya berharap sanggar yang terpilih dapat memanfaatkan program ini untuk semakin memperkuat pengelolaan sanggar, mengembangkan potensi yang dimiliki, dan menyiapkan langkah-langkah agar sanggar dapat terus tumbuh secara mandiri. Terlepas dari itu, saya ucapkan selamat karena sudah terpilih," tuturnya.

Menurutnya, pembinaan yang tepat sasaran akan membantu komunitas seni membangun fondasi yang lebih kuat sehingga mampu bertahan dalam jangka panjang.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# BCA
# Sanggar Bakti BCA

News Update

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.

Jakarta Selatan

Aksi Heroik Gagalkan Penjambretan Bersajam di CFD, 4 Personel Dishub DKI Dapat Penghargaan!

Keempat petugas tersebut berhasil menggagalkan aksi penjambretan bersenjata tajam di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Sudah Ada 324, Pemprov DKI Bakal Perbanyak RPTRA! Pramono Anung: Biar Anak-anak Punya Banyak Tempat Bermain

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menambah jumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di seluruh wilayah ibu kota.

Gadget

Bocor di Tangan J-Hope BTS! Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis 22 Juli dengan Desain Lebih Lebar

Samsung Galaxy Z Fold 8 siap rilis 22 Juli dengan desain *wide folding* lebih lebar, bahan Flex Titanium, chip Snapdragon 8 Elite, serta hadir dalam varian standar dan Ultra.

Metropolitan

Hari Anak Nasional ke 42, Pemprov DKI Siap Kaji Usulan SPARTA, Pramono Dorong Perlindungan Dimulai dari Tingkat RT

Pembentukan SPARTA ini bertujuan untuk menjadikan Jakarta sebagai provinsi pertama yang memiliki seksi perlindungan anak di setiap RT.