AYOJAKARTA.COM - Bantuan sosial BLT Mitigasi Risiko Pangan hingga kini belum terealisasikan.
Semula bansos ini di dijadwalkan akan cair pada bulan Februari tahun 2024.
Namun tidak kunjung cair, kemudian Menko Airlangga Hartarto menjelaskan lagi soal kepastian pencairan bansos BLT MRP.
Menurutnya bansos ini akan cair pada bulan Ramadhan atau tepatnya menjelang hari raya Idul Fitri.
Hingga kini menjelang beberapa hari lebaran, bansos tersebut tidak kunjung juga direalisasikan.
Pada sidang perselisihan hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi, Jumat, 5 April 2024.
Keempat menteri Kabinet Indonesia Maju Presiden Jokowi, turut dihadirkan dalam persidangan untuk dimintai keterangan.
Keempat menteri yaitu Menkeu Sri Mulyani, Mensos Tri Rismaharini, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko PMK Muhadjir Effendy.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan Menkeu Sri Mulyani di hadapan seluruh hakim MK.
Terdapat 2 alasan yang menjadi penyebab bansos BLT MRP terus diundur penyalurannya.
Bansos yang semula bernama BLT El Nino, dijelaskan Menkeu soal kondisinya di tahun 2024 ini.
Menurut mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu menjelaskan bahwa BLT tersebut memang belum bisa direalisasikan.
Menurutnya dari pihak Kemensos memang belum memulai merealisasikan bansos ini.
Bahkan pengakuannya menyebutkan bahwa dokumen dari Kemensos terkait BLT Mitigasi Risiko Pangan belum sampai ke mejanya.
Alhasil bansos senilai Rp 600 ribu per bulan ini belum bisa direalisasikan.
Alasan kedua dapat dipahami dalam keterangan di persidangan MK, bahwa priode salur sudah mengalami perubahan.
Semula di jadwalkan pada Januari - Maret, Namnu kini berubah menjadi April - Juni 2024.
Berdasarkan pada priode salur, kemungkinan BLT akan cair paling cepat pada bulan April.
Namun kemungkinan dapat terjadi molor lagi hingga pada bulan Juni 2024.***

Share this article
Bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan batal cair jelang Lebaran tahun 2024 ini? Ternyata ini penyebab batal cairnya.