AYOJAKARTA.COM – Berikut informasi terkait hasil pertemuan antara Apple dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
President of Global Policy Apple, Nick Amman, bersama timnya bertemu dengan beberapa pejabat dari Kemenperin, pada Selasa (7/1/2025).
Pertemuan tersebut membahas mengenai proposal investasi 1 miliar dollar AS yang diajukan pemerintah sebagai syarat yang harus dipenuhi Apple untuk menjual produknya di Indonesia.
Baca Juga: Sudah Dapat Notifikasi Kelulusan Administrasi PPG 2025? Segera Siapkan 11 Berkas Ini Ya!
Diketahui bahwa Amman sempat bertemu Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani.
Pertemuan antara Amman dan Menperin Agus Gumiwang dilakukan kurang lebih selama 30 menit.
Kemudian, pertemuan dilanjutkan dengan pihak tim teknis Kemenperin yang berlangsung kurang lebih selama 3 jam.
Berdasarkan keterangan dari Menperin Agus Gumiwang, pertemuannya dengan Amman kembali menegaskan bahwa investasi sebesar 1 miliar dollar AS atau Rp16,16 triliun belumlah cukup.
Selain itu, skema investasi yang dibawa oleh Apple sampai saat ini dinilai belum bisa diterima oleh Kemenperin.
Sebelumnya, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu memilih skema pengembangan inovasi dengan membangun Apple Academy di BSD Tangerang, Batam, dan Surabaya.
Baca Juga: DTKS Siap Diganti! Progres DTSE Sudah Mencapai 98 Persen, Pertanda BLT BBM Segera Cair?
Agus mengatakan bahwa pemerintah masih mendorong Apple supaya bisa menciptakan lapangan pekerjaan melalui pembangunan pabrik.
Skema investasi yang kedua adalah membangun pabrik di Batam yang memproduksi AirTag dengan nilai investasi sebesar 1 miliar dolar AS.
Rencananya, pabrik tersebut akan dibangun dalam waktu dekat, dan pemerintah menargetkan pembangunan pabrik tersebut bisa selesai pada awal tahun 2026.
Langkah tersebut dilakukan supaya bisa mendorong Apple untuk mewujudkan janjinya setelah CEO mereka datang ke Indonesia.
Selain itu, pasar penjualan produk mereka di Indonesia sangatlah besar, khususnya bagi generasi muda.
Maka dari itu, pemerintah menargetkan nilai investasi yang lebih supaya bisa meninggalkan dampak yang baik bagi Indonesia kedepannya.***
Share this article
Berikut informasi terkait hasil pertemuan antara Apple dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), iPhone 16 batal rilis?