AYOJAKARTA.COM - Kabar baik bagi para penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Bantuan tahap I untuk periode Januari hingga Maret 2025 kini tengah dipersiapkan oleh pemerintah.
Proses pencairan bantuan ini akan dilakukan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Untuk itu, masyarakat diimbau untuk memantau status pencairan secara berkala melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
Baca Juga: Kabar Gembira! Tunjangan dan Gaji PNS Naik 8 Persen Februari 2025, Golongan 3a Dapat Rp4.575.200
Pengecekan ini penting untuk memastikan sejauh mana progres penyaluran bansos tersebut.
Dengan memanfaatkan akses ke SIKS-NG, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat mengetahui apakah dana bantuan mereka sudah diproses atau masih dalam tahap administrasi.
Perlu diingat, SIKS-NG dikelola langsung oleh pemerintah pusat, bukan oleh perangkat daerah atau pendamping sosial.
Meski keduanya tetap berperan dalam membantu masyarakat memahami alur pencairan.
Lantas, bagaimana alur pencairannya? Dikutip dari kanal Youtube Diary Bansos, Rabu (22/1/2025) berikut ulasan selengkapnya:
Proses penyaluran bansos PKH dan BPNT cukup panjang dan melibatkan beberapa tahapan administratif.
Pertama, pemerintah mengeluarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sebagai langkah awal.
Jika status pencairan di SIKS-NG sudah mencantumkan SP2D, itu berarti pemerintah telah memberikan instruksi kepada bank Himbara.
Selanjutnya, proses pencairan akan berlangsung setelah munculnya status Salur Instruksi (SI), yang menjadi tanda bahwa bantuan siap didistribusikan ke KPM.
Mengacu pada informasi terkini yang disampaikan melalui kanal YouTube DIARY BANSOS,
Status pencairan bansos tahap I 2025 hingga hari ini, 22 Januari 2025, masih belum menunjukkan tanda-tanda penyaluran.
Artinya, baik status SP2D maupun SI belum muncul di SIKS-NG.
Baca Juga: Bocoran Terbaru Samsung Galaxy A56 5G, Desain Elegan dengan Warna Baru
Proses pencairan diperkirakan baru akan dimulai pada minggu pertama Februari 2025 atau sebelum pertengahan Maret 2025 menjelang Hari Raya Idulfitri.
Saat ini, pemerintah masih menyelesaikan pemutakhiran data penerima melalui DTKS yang dikelola oleh BPS.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan data terbaru.
Bagi KPM, pemantauan status pencairan melalui SIKS-NG adalah langkah penting agar mendapatkan informasi terbaru.
Dengan begitu, mereka bisa mengetahui kapan dana bantuan akan tersedia di rekening KKS masing-masing.***
Share this article
Simak di sini bagaimana alur proses pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2025, KPM wajib pahami.