Sumringah! KPM PKH dan BPNT Siap Dapat Bantuan Rp600 Ribu, Namun KPM Bukan Prioritas Bisa Batal Cair, Apa Saja?

Illustrasi. KPM PKH dan BPNT Siap Dapat Bantuan Rp600 Ribu, Namun KPM Bukan Prioritas Bisa Batal Cair
Illustrasi. KPM PKH dan BPNT Siap Dapat Bantuan Rp600 Ribu, Namun KPM Bukan Prioritas Bisa Batal Cair

AYOJAKARTA.COM – Mendekati akhir bulan Januari 2025, kabar baik datang menyapa jutaan KPM bansos PKH dan BPNT di seluruh Indonesia.

Selain tampilan aplikasi SIKS-NG telah menunjukan perubahan, status periode pencairan bansos PKH dan BPNT tahap I juga dipastikan akan berlaku selama tiga bulan.

Berdasarkan tampilan aplikasi SIKS-NG, jumlah nominal yang akan diterima oleh para KPM bansos PKH dan BPNT di tahap I atau periode salur Januari-Maret adalah Rp 600.000.

Baca Juga: Meski Dinyatakan Lolos, PPPK Paruh Waktu Bisa Batal Diangkat karena 3 Alasan Ini

Mengingat status yang terpantau di aplikasi SIKS-NG masih dalam tahap Verifikasi, dapat dipastikan para KPM bansos PKH dan BPNT masih perlu bersabar menanti pencairan.

Untuk sampai ke lembaga penyalur, status Surat Perintah Membayar dan Perintah Pencairan Dana serta Standing Instruction harus terlebih dahulu muncul di aplikasi SIKS-NG.

Kondisi berbeda terkait status penyaluran bansos bagi KPM PKH dan BPNT justru terjadi kepada siswa penerima manfaat KJP Plus tahap II tahun 2024.

Sebab mulai tanggal 29 Januari 2025 kemarin, para KPM penerima bansos KJP Plus sudah mulai dapat melakukan pencairan bantuan.

Adapun besaran nominal penyaluran bansos KJP Plus bagi pelajar yang bersekolah dan berdomisili di Jakarta disesuaikan dengan variabel bantuan.

Selain Biaya Rutin dan Biaya Berkala, dua variabel lain yang menjadi penentu besaran pencairan adalah Tambahan SPP bagi pelajar sekolah Swasta serta Jenjang Pendidikan.

Meski sudah mulai dilakukan pencairan bantuan, ada pula KPM bansos KJP Plus yang mengalami pembatalan status penerimaan karena bukan merupakan prioritas.

Baca Juga: Bisa pakai WhatsApp, Cara Melacak Lokasi dan Identitas Orang Tak Dikenal

Penyebab terjadinya pembatalan status sebagai penerima bansos KJP Plus tahap II tahun 2024, umumnya disebabkan oleh pekerjaan orang tua ataupun kondisi fisik rumah.

Adanya proses verifikasi yang terus berkelanjutan guna memastikan ketepatan sasaran, memungkinkan status sebagai penerima manfaat bansos dapat mengalami pembatalan.

Selain karena proses verifikasi berkesinambungan, pembatalan atau pencabutan status sebagai penerima bansos juga dapat disebabkan berhentinya program bantuan.

Sejalan dengan transisi kepemimpinan, di tahun 2025 Pemerintahan Presiden Prabowo juga menghapus dua jenis bansos yang sempat ada pada era Presiden Joko Widodo.

Jenis bansos pertama yang akan ditiadakan pada tahun 2025 adalah bansos Keluarga Risiko Stunting atau KRS berupa pemberian Daging Ayam serta Telur.

Meski ditiadakan, Kabinet Merah-Putih juga telah menyiapkan program Makan Bergizi Gratis dengan sasaran penerima manfaat sebagaimana peruntukan bansos KRS.

Disamping bansos KRS, jenis bantuan yang juga dihapus pada tahun 2025 adalah Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan atau IPKP hasil inisiasi BKKBN. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# KPM
# PKH
# BPNT
# SIKS-NG

News Update

Jakarta Pusat

2 Aksi Demo Jakarta Hari Ini: Mahasiswa hingga Ojol di 2 Titik Berbeda Gambir dan Kawasan DPR RI!

Setidaknya dua aksi unjuk rasa besar yang digelar oleh aliansi mahasiswa dan massa ojek online (ojol) di sejumlah titik di Jakarta Pusat, pada Kamis, 23 Juli 2026.

Metropolitan

Pipa Sempat Bocor, PAM Jaya Pastikan Layanan Air Bersih di Jalan Simatupang Berfungsi Kembali!

Layanan air bersih untuk warga di wilayah terdampak kebocoran pipa di Jalan TB Simatupang kini telah kembali pulih.

Bekasi

Mendukung Wajah Baru TPST Bantargebang, Saatnya Warga Jakarta Pilah Sampah dari Dapur

Pemprov DKI beralih ke controlled landfill di Bantargebang dengan pasang geomembran cegah air lindi. Target bebas open dumping 2029 ini butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

Cegah Bahaya Pemukiman Padat, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Budaya Sadar Bencana di Tangerang

Pertamina Patra Niaga Regional JBB luncurkan SAHABAT SIAGA di Tangerang! Warga Mekarsari dilatih simulasi kebakaran dan gempa.

Jakarta Selatan

Soal Perbaikan Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jaksel, Pramono Buka Opsi Gunakan Dana KLB, Apakah Itu?

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait kerusakan bangunan yang terjadi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Kerap Jadi Biang Kemacetan di Kawasan Cakung-Cilincing, Pemprov DKI Gratiskan Truk Kontainer Parkir di Terminal Tanah Merdeka!

Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah cepat guna mengatasi kemacetan parah yang kerap terjadi di kawasan Cakung-Cilincing.

Bekasi

TPST Bantargebang Mulai Pakai Geomembran, Targetkan Sistem Controlled Landfill Rampung 2029

Pemprov DKI pasang geomembran di TPST Bantargebang untuk transisi ke controlled landfill hingga 2029. Langkah ini tekan air lindi dan butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.

Gadget

Resmi Meluncur Mulai Rp4 Jutaan, Tecno Pova 8 5G Worth It Dibeli atau Mending Camon 50 Pro?

Tecno Pova 8 5G rilis mulai Rp4,1 jutaan (naik 66%). David GadgetIn soroti baterai raksasa 8.000 mAh, layar 144Hz, LED Alive Matrix, Dimensity 7100, serta kamera Sony Lythia 600 50 MP.

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.