AYOJAKARTA.COM - Apple telah resmi mencapai kesepakatan dengan pemerintah Indonesia terkait penjualan iPhone 16 Series.
Kesepakatan ini juga mencakup komitmen Apple untuk membangun pusat riset dan pengembangan (Research and Development/R&D) di Indonesia.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa Indonesia akan menjadi negara pertama di Asia dan negara kedua di luar Amerika Serikat yang memiliki fasilitas penelitian dan pengembangan Apple.
Pusat R&D Apple di Indonesia
Sebagai bagian dari perjanjian kesepakatan ini, Apple akan membangun fasilitas R&D di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) BSD, Tangerang.
Baca Juga: Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Tenang, Ini Link Alternatif untuk Cek NRG PPG Guru Tertentu 2024
Pusat penelitian ini akan berfokus pada pengembangan perangkat lunak yang akan melibatkan 15 perguruan tinggi negeri di Indonesia.
Kehadiran pusat R&D ini diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia Indonesia di bidang teknologi.
Selain itu, Apple juga akan mendirikan "Apple Software Innovation and Technology Institute" serta "Apple Professional Developer Academy".
Akademi ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan para pengembang aplikasi dan profesional di sektor teknologi.
Kebijakan tersebut sejalan dengan kebutuhan industri digital yang semakin berkembang.
Perpanjangan Sertifikasi TKDN dan Investasi Apple
Kesepakatan ini juga mencakup perpanjangan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang memungkinkan Apple untuk terus memasarkan produknya di Indonesia secara resmi.
Sebelumnya, peraturan TKDN mengharuskan perusahaan teknologi global memenuhi persentase kandungan lokal tertentu agar dapat beroperasi di Indonesia.
Menurut Agus Gumiwang, Apple memilih untuk berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia dan inovasi teknologi daripada mendirikan pabrik besar di Indonesia.
Namun demikian, Apple tetap akan membangun pabrik AirPods (AirTech) di Batam, yang menjadi bagian dari rantai pasok teknologi global.
Dampak Positif bagi Indonesia
Dengan adanya pusat R&D dan akademi pengembang, Indonesia diharapkan dapat menjadi pemain utama dalam ekosistem teknologi global.
Kehadiran Apple di Indonesia juga dapat meningkatkan daya saing industri digital serta menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi para talenta lokal.
Kesepakatan ini menjadi langkah strategis bagi Indonesia dalam menarik investasi sektor teknologi serta memperkuat posisinya sebagai pusat inovasi di kawasan Asia.
Meski belum ada pabrik besar yang dibangun, pemerintah masih terus mendorong Apple untuk mempertimbangkan investasi lebih lanjut di Tanah Air.
Dengan kesepakatan ini, konsumen Apple di Indonesia kini dapat dengan tenang menikmati produk-produk terbaru, termasuk iPhone 16 Series, yang akan segera tersedia secara resmi di pasar domestik.
Dengan adanya kabar ini, mencerminkan komitmen Apple dalam mendukung ekosistem teknologi di Indonesia.
Lebih lanjut, memberikan manfaat bagi ekonomi digital di tanah air.***

Share this article
Akhirnya Apple resmi bersepakat dengan Indonesia untuk penjualan iPhone 16 series, ini yang dilakukannya.