AYOJAKARTA.COM - Pada tanggal 19 Maret 2025, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) validasi dilaporkan cair di beberapa daerah Indonesia.
Pencairan ini khusus untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya merupakan penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) murni dan tervalidasi secara sistem menjadi penerima PKH.
Bukti pencairan telah terlihat di beberapa daerah seperti Mataram, NTB dengan nominal Rp1.125.000 dan Rp1.200.000 melalui kartu KKS Bank BRI pada tanggal 18 Maret 2025.
Sementara itu, di daerah Aceh, pencairan PKH validasi juga telah dilakukan melalui kartu KKS Bank BSI, dengan nilai Rp750.000 untuk komponen balita dan Rp600.000 untuk komponen lansia per tanggal 16-18 Maret 2025.
Pencairan ini masih termasuk dalam alokasi bantuan untuk periode Januari-Maret 2025 atau tahap pertama.
Sedangkan untuk tahap kedua masih menunggu penyelesaian data DTSN (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional).
Pencairan bantuan PKH validasi ini terjadi tepat di momentum yang sangat baik, yaitu menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H yang diperkirakan akan dimulai pada akhir Maret 2025.
Bantuan ini bisa menjadi berkah tersendiri bagi para penerima untuk mempersiapkan kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan, seperti bahan makanan untuk sahur dan berbuka puasa.
Selain itu, bantuan ini juga dapat digunakan untuk mempersiapkan kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri, termasuk membeli pakaian baru, kebutuhan mudik, dan berbagai keperluan lebaran lainnya.
Baca Juga: Cara Download Video YouTube Jadi MP3 di HP Tanpa Instal Aplikasi Tambahan
Pencairan PKH validasi ini dapat dianggap sebagai "THR awal" bagi para penerima manfaat, memberikan rasa lega dan keberkahan dalam menyambut bulan suci yang penuh rahmat dan ampunan.
Meskipun pencairan ini baru mencakup sebagian kecil penerima manfaat (sekitar 20-30%), namun diharapkan pencairan untuk KPM PKH validasi lainnya akan terus berlangsung dalam waktu dekat.
Bagi KPM yang belum menerima pencairan, diharapkan untuk tetap bersabar dan memantau saldo kartu KKS masing-masing secara berkala.
Bantuan PKH validasi ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat penerima manfaat.
Terutama dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi menjelang dan selama bulan Ramadhan.
Dengan pencairan tepat waktu ini, para penerima dapat mempersiapkan diri untuk beribadah dengan lebih khusyuk di bulan suci tanpa terlalu dibebani oleh kekhawatiran finansial, serta dapat mempersiapkan kebutuhan Lebaran dengan lebih baik.***
Share this article
Pada tanggal 19 Maret 2025, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) validasi dilaporkan cair di beberapa daerah Indonesia.