AYOJAKARTA.COM – Sejumlah televisi nasional mulai memberitakan bahwa penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap kedua telah dimulai.
Informasi ini sontak menjadi perhatian publik, terutama Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menantikan pencairan dana bantuan melalui kartu KKS pada Jumat, 9 Mei 2025.
Benarkah saldo telah masuk? Selain itu, mencuat juga kabar bahwa sistem DTKS akan digantikan oleh data baru bernama DTSEN. Berikut ini penjelasan lengkapnya.
Baca Juga: Setara Hotel Bintang 4, Ini Deretan Fasilitas Hotel di Makkah untuk Jemaah Indonesia
Update PKH dan BPNT Tahap Kedua: Sudah Cair?
Per tanggal 9 Mei 2025, sejumlah KPM dilaporkan telah menerima pencairan dana bansos melalui rekening KKS mereka.
Misalnya, di wilayah tertentu ditemukan saldo masuk sebesar Rp1.125.000 ke rekening Livin’ Mandiri milik KPM yang sebelumnya tercatat sebagai penerima BPNT murni dan masuk ke dalam daftar validasi by system.
Saldo ini diketahui mulai masuk sejak dini hari pukul 05.00 WIB. Hal ini menandakan bahwa pencairan bantuan tahap kedua sudah mulai berjalan, meski belum merata ke seluruh wilayah.
Penting untuk dicatat bahwa proses pencairan ini juga berkaitan erat dengan validasi data penerima oleh sistem Kemensos.
Baca Juga: Jadwal Pencairan Gaji ke-13 PNS tahun 2025, Begini Cara Cek Besaran Secara Online
Peran Validasi By System dan Hambatan Pencairan
KPM yang masuk dalam proses validasi by system berpotensi memperoleh bansos ganda berupa PKH dan BPNT sekaligus.
Namun demikian, pencairan tahap kedua tidak akan dilakukan sebelum penyelesaian proses penyaluran tahap pertama.
Beberapa kendala yang menghambat proses ini antara lain adalah status KPM yang belum mencairkan bantuan sebelumnya, baik karena telah meninggal dunia, berpindah tempat, atau kurangnya informasi dari pendamping sosial.
Kemensos dan para pendamping di lapangan kini tengah melakukan penyaringan ulang untuk memastikan kelayakan dan kelanjutan penerimaan bantuan.
Jika proses ini rampung, maka pencairan PKH dan BPNT tahap kedua akan berjalan lebih cepat dan menyeluruh.
Baca Juga: 4 Jenis Minuman Khas Menyehatkan Asal RI yang Semakin Mendunia, Alasan VOC Betah Menjajah Indonesia!
Bansos Lain yang Mulai Cair: Atensi dan PIP
Selain PKH dan BPNT, bansos lainnya yang juga mulai cair pada awal Mei 2025 adalah Atensi YAPI.
Bantuan ini memiliki nominal Rp400.000 untuk periode Maret-April. Bahkan, ada KPM yang menerima rapelan hingga Rp800.000 untuk empat bulan sekaligus sejak Januari.
Tak hanya itu, Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang SMP juga telah mulai disalurkan.
Beberapa penerima bansos melaporkan pencairan sebesar Rp750.000. Bagi siswa penerima PIP dari jenjang SD hingga SMA, disarankan untuk melakukan pengecekan rekening secara berkala di bulan Mei ini.
Baca Juga: Uji Lab Forensik Ijazah Jokowi Dilakukan, Eks Kabareskrim Polri Susno Duadji Angkat Bicara
Aplikasi SIKS-NG Error, Apakah DTKS Akan Digantikan DTSEN?
Dalam beberapa hari terakhir, pengguna aplikasi 6NG mengeluhkan adanya gangguan teknis yang membuat proses pengecekan data bantuan menjadi terhambat.
Diduga, kondisi ini terjadi sebagai bagian dari proses transisi dari sistem DTKS menuju sistem baru yang disebut DTSEN.
Pergantian ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam penyaluran bansos di Indonesia.
Hingga saat ini, pihak terkait masih terus melakukan pembaruan, dan masyarakat diminta untuk bersabar sambil menunggu sistem kembali normal.***

Share this article
Benarkah saldo telah masuk? Selain itu, mencuat juga kabar bahwa sistem DTKS akan digantikan oleh data baru bernama DTSEN.