Pipa PDAM Bocor di Jalur Pembangunan Double Track, Pemkot Bogor Panggil PT Adhi Karya

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bersama pihak PT Adhi Karya dan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, saat memberikan keterangan resmi kepada awak media. (Yogi Faisal)
KOTA BOGOR, AYOJAKARTA - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto akan memanggil PT Adhi Karya selaku pemenang lelang proyek pembangunan jalur rel ganda (double track) Bogor - Sukabumi.
Pemanggilan PT Adhi Karya itu dilakukan lantaran pada Kamis 30 September 2021 lalu, pipa tranmisi air baku 1.000 milimeter jalur Intake Ciherang Pondok - IPA Dekeng mengalami kebocoran, di lokasi proyek pembangunan double track.
"Pemanggilan ini kami lakukan karena sudah dua kali pipa air milik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mengalami kebocoran. Jadi saya rasa perlu mengundang baik PPK maupun kontraktor dalam hal ini adi karya untuk meminta klarifikasinya persoalan apa yang terjadi," katanya akhir pekan kemarin.
Dalam pemanggilannya itu, Bima Arya mengakui jika lokasi pembangunan double track Bogor-Sukabumi berada tepat di jalur pipa Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, sehingga besar kemungkinan pembangunan itu bakal berdampak pada pipa milik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.
"Saya mendapat keterangan bahwa memang lokasi kegiatan adalah lokasi yang sangat rawan. Begitu juga dengan kontur dan lanskapnya. Apalagi di sana ada ada saluran pipa PDAM yang berhimpitan dengan kegiatan pembangunan. Karena itu sangat mungkin terjadi human error, tehnikal error, maupun force majeure," ungkapnya.
Meski begitu, Bima meminta agar pihak pekerja harap berhati-hati saat melakukan kegiatan pembangunan di kawasan tersebut. Dalam pembicaraan itu juga, baik Pemkot Bogor maupun PT Adhi Karya sebagai pelaksana proyek sudah mengambil sejumlah langkah antisipatif agar kebocoran pipa tak terulang kembali.
Pertama, baik Pemkot Bogor maupun PT Adhi Karya bersepakat untuk melakukan pemetaan titik-titik mana saja yang memiliki potensi untuk kemudian terjadi persoalan yang sama, kebocoran yang sama. Sudah diidentifikasi setidaknya ada lima titik.
"Kedua, disepakati ada sistem mitigasi. Jadi kalau ada terjadi peristiwa lagi, siapa berkoordinasi dengan siapa, dan melakukan apa itu sudah jelas. Jangan sampai pelayanan terganggu lama," ujarnya.
"Ketiga juga disepakati untuk melakukan koordinasi intens. Sehingga kalaupun terjadi sesuatu hal untuk mengkomunikasikannya ke publik bisa lebih cepat. Sehingga publik bisa langsung tahu apa yang sebenarnya terjadi," ungkapnya menambahkan.
Bima menegaskan, jangan sampai kebocoran serupa terjadi dikemudian hari. Sebab, imbas kebocoran pipa akan berdampak pada lebih dari 70 ribu pelanggan PDAM Kota Bogor yang berada di zona 3 dan zona 4 pelayanan.
"Jangan sampai kejadian terulang kembali. Jangan sampai ini berujung ke ranah hukum. Baik pelanggan yang melakukan gugatan maupun kami dari Pemkot Bogor. Maka dari itu kami lakukan langkah antisipasi ini," tutupnya.
GM Departemen Perkeretaapian PT Adhi Karya Persero Tbk, Isman Widodo mengatakan, sebagai pelaksana double track pihaknya sejauh ini mendukung saran Pemkot Bogor dan siap bekerja sama untuk mengantisipasi kejadian ini agar tidak terulang lagi.
"Secara prinsip kami sebagai pelaksana pekerjaan di lapangan, kedepannya kami akan terus lakukan kerjasama dan komunikasi untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali," singkatnya.
Sekedar diketahui, akibat bocornya pipa tranmisi air baku 1.000 milimeter jalur Intake Ciherang Pondok - IPA Dekeng mengakibatkan 70 ribu pelanggan di 45 kelurahan yang berada di zona 3 dan zona 4 pelayanan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor akan mengalami gangguan. Berikut rinciannya:
Zona 3
Batutulis dsk, Lawanggintung, Layungsari, Empang, Bondongan, sebagian Cikaret, sebagian Mulyaharja Sukasari dsk, Babakan Pasar, Gudang, sebagian Baranangsiang, sebagian Tegallega, Paledang, Pabaton, Kebon Kalapa, Panaragan, Menteng, Cendek Timur, Pasir Kuda, Pasir Mulya, Pasir Jaya, Gn Batu, Loji, Sindangbarang, Bubulak, Situ Gede, Balumbang Jaya, Margajaya.
Zona 4
Sebagian Bantarjati, sebagian Tegallega, Tegalgundil, Babakan, Sempur, Pabaton, Cibogor, Ciwaringin, Tanah Sareal, Kebon Pedes, Sukadamai, Cilendek Barat, Cilendek Timur, sebagian Cibuluh, Sukaresmi, Sebagian Kedunghalang, Kedung Badak, sebagian Cimahpar, sebagian Tanah Baru, Curug, Curug Mekar, Cibadak, Kayu Manis, Kencana.
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih
cepat
Share this article
Pemkot Bogor maupun PT Adhi Karya sebagai pelaksana proyek sudah mengambil sejumlah langkah antisipatif agar kebocoran pipa tak terulang