Lima Polres Turun Tangan Kurangi Mobilitas Masyarakat di Puncak Bogor

Petugas gabungan saat melakukan penyekatan di posko pengawasan ganjil-genap Kota Bogor.
BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA - Setelah rapat koordinasi dan evaluasi Polda Jawa Barat dengan lima Polres di Mako Polresta Bogor Kota Kamis 9 September 2021 kemarin. Mulai hari ini lima Polres di wilayah hukum Polda Jawa Barat bakal mengawasi ketat, mobilitas masyarakat di wilayah Puncak Kabupaten Bogor melalui penerapan uji coba ganjil-genap.
Wakapolda Jabar Brigjen Pol Eddy Sumitro Tambunan mengatakan, keterlibatan lima Polres di wilayah hukum Polda Jawa Barat dilakukan, mengingat kawasan Puncak Kabupaten Bogor berbatasan langsung dengan lima kota kabupaten di Jawa Barat.
"Puncak ini kan bersinggungan langsung dengan sejumlah kota kabupaten di Jawa Barat. Maka dari itu kami libatkan lima Polres terkait untuk membantu menekan mobilitas masyarakat di kawasan Puncak. Seperti Polres Bogor, Polresta Bogor Kota, Polres Cianjur, Polres Sukabumi Kota dan Polres Sukabumi," katanya, Jumat 10 September 2021.
Eddy mengakui kawasan Puncak Kabupaten Bogor saat ini memang tengah menjadi sorotan. Mengingat beberapa pekan belakangan ini tepatnya sejak PPKM Level 3 kawasan Puncak kerap kali dipadati wisatawan. Baik wisatawan Bogor maupun luar Bogor.
Dilibatkannya lima Polres di wilayah hukum Polda Jawa Barat untuk membantu menekan mobilitas masyarakat yang hendak mengarah ke kawasan Puncak Kabupaten Bogor.
Demi mengantisipasi kemacetan di Kawasan Puncak, kelima Polres dari setiap wilayah sepakat untuk menerapkan uji coba ganjil-genap lengkap dengan mendirikan sejumlah posko penyekatan.
"Total ada 14 titik penyekatan yang tersebar di masing-masing wilayah di lima Polres. Di Kabupaten Bogor ada 8 titik, Kota Bogor 2 titik, Cianjur 1 titik, Kota Sukabumi 2 titik dan 1 titik di Kabupaten Sukabumi," ujarnya.
Bahkan rencananya 14 titik penyekatan ganjil-genap itu bakal dikawal puluhan petugas jaga selama 24 jam nonstop.
"14 titik posko penyekatan ganjil-genap ini akan dijaga 10 hingga 20 personel kepolisian. Mereka akan berjaga selama 24 jam untuk menekan mobilitas masyarakat," bebernya.
Tidak hanya itu pihaknya juga akan meminta kepada Korlantas Polri untuk membantu memonitoring 25 pintu tol mulai dari Jakarta hingga Ciawi Kabupaten Bogor. Atau dari Bandung hingga Bogor. "Intinya semua jalur akan kami awasi. Mulai dari jalur tol maupun non tol," tutupnya.
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih
cepat
Share this article
Lima Polres Turun Tangan Kurangi Mobilitas Masyarakat di Puncak Bogor melalui penerapan uji coba Ganjil-Genap.