Akses Warga Terputus Akibat Luapan Sungai Cidurian

Salah satu akses jalan warga yang hancur tersapu derasnya aliran Sungai Cidurian. (Yogi Faisal)
KABUPATEN BOGOR, AYOJAKARTA - Banjir lintasan akibat luapan aliran Sungai Cidurian memutus akses jalan bagi warga Desa Urug Kecamatan Sukajaya dengan Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Kepala Desa Urug Sukarma mengatakan akibat luapan aliran Sungai Cidurian jembatan sepanjang 40 meter dengan lebar 3 meter yang menghubungkan Desa Urug Kecamatan Sukajaya dengan Desa Nanggung Kecamatan Nanggung terputus.
"Jembatan sepanjang 40 meter dengan lebar 3 meter itu sebagian roboh kemudian hanyut terbawa arus banjir bandang. Akses warga sekitar terutama petani di sekitar terganggu," katanya, Selasa 7 September 2021.
Akibatnya, para petani maupun warga terpaksa harus memutar arah sekitar 8 kilometer untuk akses jalan alternatif ke pasar maupun desa-desa di Kecamatan Nanggung.
"Tidak ada jembatan yang jadi alternatif lain di sini. Makannya mau tidak mau warga harus memutar sejauh 8 kilometer. Kalau ke Pasar Leuwiliang jadi harus lewat jalur utama lewat Cigudeg," ujarnya.
Tidak hanya memutuskan akses jalan warga, deras dan besarnya aliran Sungai Cidurian juga membuat sejumlah lahan pertanian milik warga tersapu banjir.
"Jembatan yang merupakan akses jalan warga terputus, lahan sawah seluas 3 hektar milik warga juga rusak. Untungnya lumbung-lumbung penyimpanan padi milik warga aman karena lokasinya jauh dari sungai," katanya.
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih
cepat
Share this article
Para petani maupun warga terpaksa harus memutar arah sekitar 8 kilometer untuk akses jalan alternatif ke pasar maupun desa-desa.