BOGOR, AYOJAKARTA.COM--Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, reformasi birokrasi saat ini berjalan dengan menitikberatkan kepada kecanggihan teknologi dan sistem komunikasi informasi. Pelayanan Mal Pelayanan Publik (MPP) Graha Tiyasa telah memaksimalkan kecanggihan teknologi dengan memadukan dua hal tersebut.
Menurutnya, pelayanan online yang selama beberapa tahun terakhir sudah diimplementasikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor layanannya langsung secara fisik melayani warga.
"Karena tidak semua warga familiar dengan media online," ujar Bima, Minggu (25/8/2019).
Bima menyebutkan, MPP Kota Bogor berbeda dengan daerah lain. Sebab, secara fisik MPP Grha Tiyasa nyaman dan profesional. Ada 145 Layanan dari 14 instansi pemerintah. Warga juga bisa mendaftar terlebih dahulu melalui online untuk lebih memudahkan warga.
MPP Grha Tiyasa rencananya akan diresmikan pada Senin, 26 Agustus 2019 Oleh Menpan RB, Syafruddin. "Kalau pak Presiden masih tentatif hadir," katanya.
Untuk Disdukcapil kata Bima, sementara ini petugas membatasi untuk pembuatan Kartu Keluarga. Demikian pula dengan Imigrasi, pelayanan dilakukan hanya untuk penggantian paspor.
Bima menuturkan, MPP ini merupakan semangat kolaborasi dari beberapa instansi yang bekerja sama dengan baik.
"Kami sangat berterima kasih kepada Lippo Group yang sudah mau bekerja sama dengan baik," kata Bima.
Untuk kenyamanan disabilitas, pihaknya akan menyiapkan kursi roda. Demikian juga untuk fasilitas parkir, Pihak Lippo Keboen Raya sudah menyiapkan fasilitas parkir di samping kiri gedung.

Share this article
Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, reformasi birokrasi saat ini berjalan dengan menitikberatkan kepada kecanggihan teknologi dan sistem komunikasi informasi. Pelayanan Mal Pelayanan Publik (MPP) Graha Tiyasa telah memaksimalkan kecanggihan teknologi dengan memadukan dua hal tersebut.