533.659 KPM Semringah! Jadwal KJP Plus September 2024 Cair SD-SMA/SMK, Jangan sampai Gagal Salur

KJP Plus diberikan kepada KPM anak usia sekolah yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau rentan miskin.
KJP Plus diberikan kepada KPM anak usia sekolah yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau rentan miskin.

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menyalurkan kembali bansos KJP Plus Tahap 1 periode salur bulan September 2024.

KJP Plus September akan disalurkan kepada KPM peserta didik usia sekolah jenjang SD, SMP, SMA, SMK Sederajat secara bertahap.

Penyaluran dana KJP Plus Tahap 1 periode September melalui bank DKI secara non tunai dan dapat ditarik tunaikan melalui agen bank atau ATM Bank DKI terdekat.

Bansos pendidikan KJP Plus memang menjadi program rutin Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menyasar peserta didik usia SD, SMP SMA, SMK Sederajat.

Tujuan Pemprov DKI Jakarta menyalurkan bansos KJP Plus adalah untuk memeratakan akses pendidikan di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

KJP Plus diberikan kepada KPM anak usia sekolah yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau rentan miskin.

Baca Juga: YES Cair Hari Ini! Bukan PKH atau BPNT tapi 3 Bansos Ini: Ada Bantuan Tunai Rp400 Ribu Cair via POS dan KKS

KPM yang menerima bansos KJP Plus juga wajib terdaftar dan terdaftar di DTKS Kemensos atau Dinsos masing-masing Kabupaten atau kota.

Dana KJP plus dicairkan dengan nominal yang berbeda berdasarkan jenjang pendidikan.

Berikut nominal pencairan dana KJP Plus Tahap 1 periode September.


1. SD/SDLB/MI

Rincian:

- Subsidi uang SPP: Rp130ribu per bulan

- Biaya personal dengan total Rp250 ribu per bulan terdiri dari biaya rutin Rp135 ribu dan biaya berkala Rp115 ribu

- Tambahan SPP untuk swasta Rp130 ribu per bulan


2. SMP/SMPLB/MTs

Rincian:

- Subsidi uang SPP: Rp170ribu per bulan

- Biaya personal dengan total Rp300 ribu per bulan terdiri dari biaya rutin Rp185 ribu dan biaya berkala Rp115 ribu

- Tambahan SPP untuk swasta Rp170 ribu per bulan


3. SMA/SMALB/MA

- Subsidi uang SPP: Rp290ribu per bulan

- Biaya personal dengan total Rp420 ribu perbulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp185 ribu

- Tambahan SPP untuk swasta Rp290 ribu per bulan

Setiap bulannya, khusus untuk biaya rutin KJP Plus yang bisa dicairkan adalah Rp100 ribu.

Bisa melalui agen Bank DKI terdekat, mesin ATM Bank DKI, atau jaringan Prima ATM di seluruh Indonesia.

Lalu kapan bansos KJP Plus Tahap 1 periode September 2024 akan dicairkan?

Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan Instagram @upt.p4op, hingga hari ini memang belum ada informasi resmi terkait pencairan bansos KJP Plus Tahap 1 periode September tahun 2024.

Jika melihat pencairan bansos KJP Plus Tahap 1 bulan Agustus dicairkan di minggu pertama tepatnya tanggal 6 Agustus 2024.

Biasanya untuk pencairan dana KJP Plus di periode sebelumnya, dana bansos akan dicairkan tidak lebih dari tanggal 10 tiap bulannya.

Jika tidak ada perubahan untuk pencairan di bulan September, maka nantinya dana KJP Plus akan disalurkan kepada 533.649 KPM peserta didik jenjang SD, SMP, SMA, SMK Sederajat.

Rinciannya, sebagai berikut.

- KPM SD Sederajat: 240.966 peserta didik

- KPM SMP Sederajat: 152.854 peserta didik

- KPM SMA Sederajat: 50.843 peserta didik

- KPM SMK: 87.906 peserta didik

- PKBM: 1.090 peserta didik.

Penerima KJP Plus untuk tiap periode pastinya melalui validasi dan verifikasi data.

Jika KPM pada periode pencairan sebelumnya masuk dalam kategori penerima KJP Plus, maka untuk pencairan berikutnya bisa saja dana bansos gagal disalurkan.

Mengapa demikian?

Verifikasi data penerima bansos KJP Plus periode September dilakukan secara detail dengan mensinkronisasikan seluruh data penunjang kelayakan penerima bansos.

Baca Juga: Ide Usaha Cocok untuk Pengangguran: Modal di Bawah Rp100 Ribu Hasilkan Omzet Setengah Juta Sehari

Dikutip AyoJakarta.com dari laman jakarta.go.id/kjp-plus, berikut penyebab KPM peserta didik gagal mendapatkan pencairan bansos KJP Plus periode September.
1. KPM anak memiliki anggota keluarga dalam satu KK yang bekerja sebagai ASN, anggota TNI/Polri dan Pegawai BUMN.

2. KPM anak memiliki orang tua atau wali yang sudah dinyatakan sejahtera dan mampu (bukan golongan rentan miskin atau tidak mampu) oleh Pemerintah daerah terkait.

3. Alamat domisili KPM siswa tidak ditemukan sehingga tidak dapat tervalidasi datanya oleh Pemerintah daerah.

4. Orang tua atau wali terdeteksi memiliki aset besar dan harta bergerak.

5. Orang tua atau wali terdeteksi memiliki penghasilan tetap dan gaji di atas UMK atau UMP wilayah DKI Jakarta.

6. Orang tua wali terdeteksi memiliki Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di atas Rp1 miliar.

7. Tidak sinkron antara Data DTKS Kemensos RI milik siswa atau orang tua dengan Data Kependudukan (Dukcapil).

8. Penerima sudah meninggal dunia dengan bukti Surat Kematian dari pemerintah daerah setempat.

9. KPM siswa penerima sudah pindah ke luar wilayah DKI Jakarta.

10. Pemerintah daerah setempat tidak lagi mengusulkan atau memberikan rekomendasi kepada KPM anak yang bersangkutan sebagai penerima bansos KJP Plus melalui musyawarah kelurahan (Muskel)

Jadi, untuk KPM yang ingin mengetahui progres pencairan bansos KJP Plus Tahap 1 periode September maka dapat memantau situs web resmi KJP Plus di laman kjp.jakarta.go.id.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# cair
# cair
# KPM
# kjp plus

News Update

Tangerang

Sudah 4 Hari Belum Padam! Titik Lokasi Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Mulai Berkurang

Petugas pemadam kebakaran masih terus berjibaku memadamkan api yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Jakarta Selatan

6 Personel Pasukan Kuning Percepat Perbaikan Trotoar Jalan Moh Kahfi II Jakarta Selatan, Target Rampung Pertengahan Juli!

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan gencar lakukan perbaikan trotoar di Jalan Moh Kahfi II, Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa.

Metropolitan

Libatkan 200 Pengemudi dari Berbagai Aplikasi, Dishub DKI Luncurkan Program 'Ojol Pelopor KITA Jakarta' 2026!

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta resmi memulai langkah baru untuk memperkuat ketertiban lalu lintas di ibu kota melalui program Ojol Pelopor KITA Jakarta 2026.

Jakarta Timur

Bebas Biaya Parkir! Ojol Kini Punya Pangkalan Resmi di Terminal Pulo Gebang dengan Fasilitas Lengkap

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin, resmi meresmikan pangkalan khusus bagi pengemudi ojek online (ojol) di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.

Metropolitan

Upaya Atasi Kemacetan di Jakarta, Pramono Anung Resmi Kukuhkan 17 Anggota DTKJ Periode 2026-2029!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi mengukuhkan 17 anggota Dewan Transportasi Kota (DTKJ) Provinsi DKI Jakarta untuk masa jabatan 2026-2029.

Metropolitan

Ajak Warga Jakarta Kurangi Sampah, JEFF 2026 Hadirkan Konsep Less Waste Event!

Jakarta Eco Future Festival (JEFF) 2026 kembali menyapa warga ibu kota dengan gebrakan baru, berlangsung pada 3-4 Juli 2026 di Balai Kota.

Pendidikan

Pendaftaran PPG Calon Guru Masih Dibuka hingga 25 Juli 2026, Kesempatan Dapat Biaya Pendidikan Rp17 Juta

Kemendikdasmen buka pendaftaran PPG Calon Guru 2026 pada 27 Juni-25 Juli untuk lulusan S1/D4 maksimal 32 tahun. Tersedia 30 bidang studi dengan beasiswa penuh kuliah 2 semester bagi yang lulus seleksi

Pendidikan

Formasi CPNS Guru 2026 Belum Pasti, Mendikdasmen dan Menpan RB Beri Penjelasan

Mendikdasmen & Menpan RB belum pastikan rekrutmen guru 2026 karena butuh hitung anggaran & data sekolah, meski RI kurang 561 ribu guru. DPR usul 250 ribu formasi dan pemerintah siapkan tes CPNS 2027.

Metropolitan

Buka Jakarta Eco Future Fest 2026, Pramono Anung Targetkan Residu Sampah Jakarta Turun hingga di Bawah 20 Persen

Festival ini menjadi wadah kolaborasi berbagai elemen masyarakat untuk mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Metropolitan

Yey! Progres CP 201 MRT Jakarta Fase 2A Hampir Menyentuh 100 Persen, Siap Hubungkan Rute dari Bundaran HI hingga kawasan Kota Tua

Proyek ini menjadi bagian penting dari pengembangan jalur MRT Jakarta yang akan menghubungkan Bundaran HI hingga kawasan Kota Tua.

Gadget

Siap-Siap! Ini Daftar HP Samsung yang Kebagian Update One UI 9.0, Seri Galaxy S21 dan S20 Resmi Ditinggal?

One UI 9.0 (Android 17) siap rilis dengan peningkatan besar Galaxy AI, integrasi AI di Samsung Internet, animasi halus, dan pengunci aplikasi bawaan. Pembaruan ini diuji cepat pada seri Galaxy S, Z.

Gadget

Cuma Rp2 Jutaan, Realme P4x Tawarkan Baterai 8000 mAh dan Fitur AI Gaming Partner untuk Main Game Sepuasnya

Realme P4x resmi hadir di Indonesia mulai Rp2,4 jutaan membawa baterai monster 8000 mAh. Dipuji Jagat Review, HP tahan banting standar militer ini dibekali layar 120 Hz, chip UniSOC T7250, dan NFC.

Metropolitan

Jakarta Urban Knowledge Hub Resmi Dibuka, Jadi Wadah Kolaborasi Baru untuk Rumuskan Berbagai Solusi Tantangan Perkotaan Berbasis Data dan Riset

Peluncuran Jakarta Urban Knowledge Hub menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI dalam membangun Jakarta menuju kota global.

Bisnis

Pindang Cukanggenteng Naik Kelas! Ibu-Ibu Nasabah PNM Mekaar Disuntik Modal dan Ilmu Kemasan Kreatif!

Sinergi PNM dan KKP latih 80 pengusaha pindang Cukanggenteng Bandung. Dorong legalitas NIB, manajemen keuangan, dan kemasan kreatif!

Metropolitan

Pramono Anung Susun SOP Baru Proyek Galian Jakarta, Jalan Tak Lagi Dibongkar Berulang Kali

Gubernur Pramono Anung meminta agar seluruh pekerjaan galian yang ada di ibu kota kini menggunakan satu SOP yang sama.

Jakarta Selatan

Info untuk Warga Jaksel! Jakarta Selatan Career Fest dan Bazraar 2026 Hadir pada 7-8 Juli, Banyak Loker yang Dibuka untuk Pencari Kerja

Jakarta Selatan Career Fest dan Bazaar 2026 ini digelar di Gedung Nyi Ageng Serang, Jl. H.R Rasuna Said No. 22 mulai pukul 10.00-16.00 WIB.

Metropolitan

Rundown Jakarta Kreatif Festifal 2026 4-5 Juli di Istora Senayan, Nikmati Berbagai Aktivitas Seru yang Inspiratif dan Edukatif

Jakarta Kreatif Festival 2026 hadir dengan semangat “A Creative Movement for A Sustainable Global City”.

Jakarta Barat

Ditargetkan Rampung Desember 2026, Flyover Latumenten akan Dibangun 2 Arah, Ini 3 Manfaat yang Bisa Dirasakan Masyarakat

Flyover yang berada di kawasan Grogol, Jakarta Barat ini akan dibangun dengan dua arah sehingga mampu mengakomodasi arus kendaraan dari kedua sisi

Jakarta Selatan

Usai Dikritik, Gubernur Pramono Jelaskan Konsep Fasilitas 'Gembok Cinta' yang Akan Dibangun di Kawasan Rasuna Said

Pramono menyampaikan, lokasi pemasangan gembok cinta ala Korea itu bukan berada di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Nasional

PT KAI Siap Menggunakan BBM B50 untuk Seluruh Sarana Kereta Bertenaga Diesel, Uji Coba Ketat Dilakukan

Kebijakan ini dilakukan menyusul mendatori pemerintah yang resmi memberlakukan B50 sejak 1 Juli 2026.