AYOJAKARTA.COM - Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD, jelaskan busana yang dikenakannya saat menghadiri konferensi pers bersama media setelah selesai acara debat pada Minggu, 21 Januari 2024.
Mahfud MD menyebut baju yang dikenakannya merupakan sebuah harapan dari perempuan Indonesia, untuk merawat bangsa Indonesia yang sakit.
“Baju yang saya pakai dengan pak Ganjar ini, merupakan aksi nyata dan balutan harapan perempuan Indonesia untuk merawat Ibu Pertiwi kita yang sakit,” kata Mahfud MD sambil membaca sebuah kertas, dikutip Ayojakarta.com dari kanal Youtube Kompas TV, Senin, 22 Januari 2024.
Baca Juga: Mahfud MD Sampaikan Terima Kasih kepada Jokowi Usai Debat Cawapres, Kode Mundur dari Menkopolhukam?
Mahfud mulai menceritakan perjalanan baju yang dipakainya itu terbuat dari kapas, yang mudah terurai secara alami.
Kapas tersebut sebagian besar ditanam oleh para petani perempuan di Tuban, Jawa Timur. Dengan menggunakan teknik tumpang sari tanpa bahan kimia.
Kemudian kapas tersebut diproduksi menjadi sebuah benang, lalu ditenun untuk menjadi sehelai kain dan menggunakan pewarna alami dari tanaman.
Baca Juga: Usai Debat Keempat, Mahfud MD Langsung Curhat: Capek Juga Berdebat Selama 2,5 Jam
“Sehingga menghindari penggunaan 2,5 liter bahan kimia, sementara kancingnya diproduksi di Makassar,”pungkasnya.
“Kain dijahit oleh Ibu-Ibu di Desa Badung, Bali menggambarkan semangat dan dan kerja keras mereka untuk memberi kehidupan yang lebih baik untuk keluarganya di masa depan,” tambahnya.
Dibutuhkan waktu kurang lebih 180 hari, untuk menghasilkan seluruh produksi yang ramah lingkungan. Dari menanam kapas, proses menenun, dan menjahit baju.
Menurut Mahfud, proses tersebut telah menghasilkan dampak positif untuk 1500 kehidupan, yang terdiri dari petani hingga penjahit.
“Juga berhasil mencegah produksi 80 ton CO2 dan meregenerasi 30 hektare lahan melalui daur ulang sampah, dan mengubah tanah kering menjadi agroforestry,” tuturnya.
Adanya pengembangan, penanaman kapas asli Indonesia dapat menjadi inspirasi, yang dimana saat ini lebih dari 90 persen Indonesia mengimpor kapas.
“Kisah yang saya sampaikan tadi membuktikan bahwa kita dapat membangun Indonesia yang unggul, adil dan lestari untuk seluruh rakyat,” ungkapnya.
Menurut Mahfud MD, sebagai bangsa Indonesia seluruh rakyat dapat berkembang di rumah sendiri (Indonesia) dengan menjaga kearifan lokal dengan berbagai keberagaman.
Baca Juga: Otto Hasibuan Sentil Mahfud MD dalam Kasus Jessica Wongso: Dia Menkopolhukam tapi Diam Saja!
Diketahui, setelah selesai acara debat Mahfud menggunakan beskap berwarna dileng cream yang dilengkapi tulisan TasTes.
Sedangkan, Ganjar menggunakan beskap berwarna hitam yang dilengkapi dengan tulisan SatSet.***

Share this article
Mahfud MD mengatakan baju yang dikenakannya adalah harapan dari perempuan Indonesia, untuk merawat bangsa Indonesia yang sakit.