AYOJAKARTA.COM - Dunia gadget di tahun 2026 kembali diguncang oleh rilisnya lini terbaru dari Poco.
Kali ini, perhatian publik tertuju pada satu perangkat yang memegang gelar paling bongsor sekaligus paling bertenaga yakni Poco X8 Pro Max.
Mengusung spesifikasi yang melompat jauh dari pendahulunya, banyak yang bertanya-tanya, apakah embel-embel "Max" ini hanya sekadar gimik ukuran layar, atau memang sebuah peningkatan kelas yang nyata?
Perbedaan paling mencolok yang dibawa versi Max ini terletak pada jantung pacunya.
Jika versi Pro biasa sudah cukup kencang, Poco X8 Pro Max naik kelas dengan MediaTek Dimensity 9500S.
Chipset dengan fabrikasi 3 nm ini merupakan penantang serius Snapdragon 8 Gen 5.
Hasil pengujian benchmark AnTuTu menunjukkan angka yang fantastis, yakni di kisaran 2,9 juta poin.
Skor ini 41% lebih tinggi dibandingkan Poco X8 Pro reguler. Bagi para hardcore gamer, performa ini bukan sekadar angka di atas kertas.
Saat digempur game berat seperti Wuthering Waves di pengaturan rata kanan, perangkat ini mampu stabil di angka 56,4 FPS, jauh mengungguli versi Pro yang terkadang kewalahan di angka 40-an FPS. Tech reveiwer Youtuber Cupu:
X8 Pro Max ini pakai MediaTek Dimensity 9500S yang levelnya udah bukan upgrade tipis, tapi udah naik kelas performa dan baterai Poco X7 Pro sekarang masih kurang memuaskan, Poco X8 Pro Max ini bisa kasih lompatan yang besar,"
Poco nampaknya benar-benar ingin memanjakan pengguna yang malas membawa powerbank.
Kapasitas baterainya melonjak drastis menjadi 8.500 mAh. Dengan efisiensi chipset 3 nm, daya tahannya sangat impresif; bermain Genshin Impact selama 30 menit hanya menguras baterai sebesar 8%.
Menariknya lagi, fitur wireless reverse charging 27 watt miliknya membuat HP ini bisa berfungsi sebagai pengisi daya untuk perangkat lain secara instan.
Tak hanya urusan daya, kenyamanan penggunaan juga ditingkatkan melalui teknologi 3D Ultrasonic Fingerprint.
Berbeda dengan sensor optik biasa, sensor ini lebih cepat dan tidak mengeluarkan cahaya silau saat jari ditempelkan di atas layar 6,83 inci miliknya.
Dengan estimasi harga di rentang Rp7,5 juta hingga Rp8 jutaan, Poco X8 Pro Max menawarkan paket komplit, mulai dari performa ekstrem, baterai raksasa, dan proteksi IP69 yang tahan banting.
Namun, ukurannya yang besar dan bobot yang lebih berat 17 gram dari versi standar mungkin akan menjadi pertimbangan bagi pemilik tangan mungil.
Jika Anda membutuhkan "mesin tempur" untuk produktivitas dan game berat selama bertahun-tahun ke depan, Poco X8 Pro Max adalah jawabannya.
Namun, jika kenyamanan genggaman dan efisiensi budget adalah prioritas, Poco X8 Pro biasa sebenarnya sudah lebih dari cukup untuk standar tahun 2026.***

Share this article
Poco X8 Pro Max (Rp7,5-8 jt) unggul dengan chipset Dimensity 9500S (Antutu 2,9 jt), baterai raksasa 8.500 mAh, dan IP69. Performa ekstrem untuk gaming berat, meski bodi lebih bongsor dan berat.