AYOJAKARTA.COM – Handphone merupakan alat komunikasi yang tidak dapat dipisahkan dari keseharian manusia, bahkan bisa dibilang kini handphone telah menjadi kebutuhan wajib.
Karena handphone memiliki peran yang cukup penting, penting untuk memilih handphone dengan kualitas baik. Untuk mendapatkan handphone dengan kualitas yang baik tak hanya bisa didapatkan melalui barang baru, handphone bekas juga bisa memiliki kualitas yang baik.
Namun tentunya tidak semua handphone bekas memiliki kualitas yang baik oleh karena itu penting untuk memperhatikan beberapa hal supaya bisa mendapatkan handphone bekas dengan kualitas baik.
Jika saat ini kamu berencana ingin membeli handphone bekas, kamu harus membaca tips-tips ini terlebih dahulu supaya tidak salah pilih handphone. Berikut adalah tips membeli handphone bekas:
Baca Juga: Impian Kuliah tapi Minim Biaya? Cek 8 Program Beasiswa Pendidikan S1 2024 untuk Camaba
1. Cek IMEI dan keaslian
Sebelum membeli handphone bekas, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengecek IMEI handphone yang akan kamu beli. IMEI ibarat sebuah KTP dari handphone dan setiap handphone memiliki IMEI yang berbeda-beda.
Tanpa IMEI handphonemu tidak akan bisa mengirim pesan atau menelfon, biasanya kamu dapat melihat IMEI sebuah handphone di kotak handphone. Jika kamu membeli handphone bekas, kamu bisa menanyakan IMEI pada seller.
Setelah mengetahui IMEI, kamu bisa cek status IMEI di website pemerintah. Di Indonesia, IMEI wajib terdaftar supaya handphone bisa digunakan ketika tidak memakai wifi.
2. Tanya garansi
Hal kedua yang perlu kamu lakukan adalah menayangkan garansi, meskipun kemungkinannya kecil namun mungkin saja handphonenya masih memiliki garansi dari official store walaupun bekas.
Jika tidak memiliki garansi, kamu bisa mencoba untuk bernegosiasi dengan seller untuk meminta garansi. Garansi bisa membantumu untuk mengecek handphone saat pemakaian, apakah kondisinya sesuai yang seller bilang atau tidak.
3. Cek kondisi handphone luar dan dalam
Sebelum membeli handphone bekas, kamu wajib untuk memeriksa kondisi handphone luar dan dalam. Untuk kondisi luarnya, kamu bisa memeriksa apakah fisiknya ada baret, retak dan penyok.
Sedangkan untuk bagian dalamnya, kamu bisa memeriksa fitur-fitur di dalamnya. Apakah fitur-fiturnya bisa digunakan dengan baik atau tidak, berikut ini adalah fitur yang harus dicek: koneksi, tombol dan keyboard, suara dan mikrofon, kamera dan baterai.
4. Pilih seller terpercaya
Baca Juga: Daftar Sekolah Kedinasan dengan Kuota Paling Banyak, Calon Taruna Taruni Wajib Tahu!
Untuk membeli sesuatu terutama handphone bekas, kamu harus memilih seller yang terpercaya. Jika penjualnya terpercaya proses pembeliannya akan mudah. Pertama, kamu harus menentukan ingin membeli ke toko atau melalui online.
Selanjutnya, kamu perlu cek review tokonya untuk mencari tahu apakah banyak pembeli yang puas ketika berbelanja di toko itu. Cara yang efektif untuk melihat review toko adalah melalui media sosial.
5. Jangan tergiur harga murah
Harga handphone bekas memang lebih murah dibanding handphone baru, namun kamu jangan sampai tergiur dengan harga murah. Tentunya meski membeli handphone bekas, kualitasnya harus tetap bagus.***
Share this article
Kamu berminat membeli Handphone bekas tapi ingin merasa aman? Simak 5 tips yang harus dilakukan sebelum beli Hp bekas.