AYOJAKARTA.COM — Asus Zenbook 14 OLED UX3405 CA menunjukkan beberapa keterbatasan signifikan dalam hal manajemen daya dan konektivitas.
Meskipun dilengkapi baterai berkapasitas 75 Watt hour dengan klaim daya tahan lebih dari 15 jam, pengujian nyata menunjukkan bahwa laptop ini hanya mampu bertahan sekitar 11 jam untuk pemutaran video, sebuah perbedaan yang cukup besar dari klaim pemasaran.
Sistem pendinginan yang hanya mengandalkan satu heat pipe tunggal dan satu kipas dengan dua lubang pembuangan udara (satu di bagian belakang yang sedikit mengarah ke bawah dan satu lagi di sisi kiri). Mungkin kurang optimal untuk menangani beban kerja intensif, terutama mengingat prosesor Intel Core Ultra 9 285H yang memiliki TDP 45 watt.
Dikutip dari YouTube Pricebook, keterbatasan port juga menjadi masalah serius, dengan hanya satu port USB Type-A 3.2 Gen1 di sisi kiri, dua port USB-C Thunderbolt 4, jack audio 3.5mm, dan port HDMI 2.1.
Baca Juga: Bocoran Spesifikasi Asus Zenfone 12 Ultra yang Siap Meluncur Global, Cocok dengan Harganya?
Konfigurasi yang mungkin tidak mencukupi untuk pengguna yang membutuhkan lebih banyak konektivitas langsung tanpa dongle.
Performa grafis integrated Intel Arc Graphics 140V, meskipun diklaim meningkat 50% dari generasi sebelumnya, masih menunjukkan keterbatasan dalam pengujian benchmark.
Hasil pengujian 3DMark Time Spy menunjukkan skor grafis 3.980 dan skor CPU 8.086 dengan skor rata-rata 4.308 poin.
Angka yang meskipun cukup untuk penggunaan umum dan gaming kasual, namun masih jauh dari ideal untuk tugas-tugas grafis intensif atau gaming serius.
Baca Juga: ASUS ROG Phone 9 FE Resmi Rilis, HP Gaming Snapdragon 8 Gen 3 dengan Layar 185Hz Harga Rp14 Jutaan
Dalam pengujian rendering menggunakan Blender dengan mode Barbershop (CPU-only), waktu penyelesaian 31 menit 36 detik menunjukkan bahwa laptop ini mungkin bukan pilihan optimal untuk profesional yang secara rutin melakukan rendering berat.
Performa ekspor video 4K yang memakan waktu 4 menit 21 detik dan Full HD 58 detik untuk video sederhana 3 menit tanpa efek menunjukkan batasan kemampuan untuk proyek editing video yang lebih kompleks.
Dari segi desain fisik dan pengalaman pengguna, touchpad yang lebar, meskipun dilengkapi NumberPad 2.0. Dapat menimbulkan masalah saat mengetik karena telapak tangan pengguna berpotensi menyentuh permukaan touchpad, meskipun fitur palm rejection diklaim dapat mencegah hal ini.
Panel OLED 14 inci dengan resolusi 2880x1800 piksel dan refresh rate 120Hz, meski menawarkan kualitas visual superior dengan 100% DCI-P3 color gamut dan sertifikasi DisplayHDR True Black 500, tetap membawa risiko burn-in inherent teknologi OLED.
Baca Juga: Membahas Detail Kekurangan Laptop Asus Vivobook S 14 OLED untuk Pengguna Indonesia
Meskipun laptop ini memiliki sertifikasi MIL-STD-810H dan konstruksi aluminium, bobot 1.2kg dan ketebalan 14.9mm mungkin masih terlalu berat bagi sebagian pengguna yang mengutamakan portabilitas ekstrem.
Sistem audio dengan dua speaker super linear dan sertifikasi Harman Kardon serta Dolby Atmos, meskipun menjanjikan, masih memiliki keterbatasan fisik yang tak terhindarkan dari faktor bentuk ultrabook.***

Share this article
Asus Zenbook 14 OLED UX3405CA terbatas dalam daya tahan baterai, konektivitas, dan performa, meski unggul dalam layar OLED dan desain.