AYOJAKARTA.COM - Selama menanti waktu berbuka puasa, banyak kegiatan bermanfaat yang dapat dilakukan. Salah satunya adalah membaca buku.
Untuk mengisi waktu luang sebelum berbuka, memilih buku yang menghibur dan ringan bisa menjadi pilihan yang tepat.
Kumpulan puisi adalah salah satu opsi yang menarik untuk menemani momen Ramadhan Anda.
Berikut ini adalah rekomendasi lima buku kumpulan puisi yang bisa Anda pertimbangkan berdasarkan informasi yang dikutip oleh Ayojakarta.com dari laman resmi NU Online pada Kamis (28/03/2024).
Baca Juga: Rekomendasi 5 Tempat Seru Untuk Ngabuburit Di Jakarta 2024, Salah Satunya Ancol!
1. Celurit Emas oleh D. Zawawi Imron
"Celurit Emas" adalah kumpulan puisi karya D. Zawawi Imron yang diterbitkan pada tahun 1986.
Kumpulan ini berisi tiga puluh puisi yang telah disampaikan oleh Zawawi Imron di berbagai tempat.
Salah satu puisi terkenalnya adalah "Dzikir", yang tidak diadaptasi ke dalam terjemahan bahasa Belanda karena kesulitan dalam menerjemahkan idiom-idiom unik yang digunakan.
Baca Juga: Arti Kata Burit dalam Bahasa Melayu yang Viral Gegara Istilah Ngabuburit saat Bulan Puasa Ramadhan
2. Nyanyian Sepi oleh Arifin C. Noer
"Nyanyian Sepi" adalah kumpulan puisi yang mengungkapkan perasaan sedih, kesepian, kecemasan, dan kegelisahan dari berbagai fase kehidupan penulis, Arifin C Noer.
Buku ini tidak hanya berisi puisi-puisi bertemakan kesedihan, tetapi juga pujian kepada Sang Pencipta.
3. Ballada Orang-Orang Tercinta oleh W.S. Rendra
Kumpulan puisi pertama dari W.S. Rendra ini menghadirkan tokoh-tokoh yang memiliki keberanian dan kekuatan dalam menghadapi ancaman.
Alam menjadi latar yang menggambarkan karakter tokoh-tokoh tersebut.
4. Pesta: Sajak-Sajak Ajip Rosidi oleh Ajip Rosidi
Buku ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1956 dan membawa pengarangnya, Ajip Rosidi, meraih Penghargaan Sastra Nasional. Kumpulan puisinya mencerminkan perasaan dan pengamatan penulis terhadap lingkungannya.
Baca Juga: Keseruan Mahfud MD Ngabuburit Nobar dan Diskusi Film Eksil: Sangat Bagus dan…
5. Tamparlah Mukaku oleh Acep Zamzam Noor
"Tamparlah Mukaku" adalah buku kumpulan puisi pertama dari Acep Zamzam Noor yang diterbitkan pada tahun 1981.
Puisi-puisinya merupakan perenungan diri dengan nilai-nilai keislaman yang bermuara dari ajaran tasawuf.
Semoga rekomendasi ini dapat menambah keseruan momen Ramadhan Anda.***

Share this article
Berikut lima rekomendasi buku kumpulan puisi untuk mengisi waktu ngabuburit, apa salah satunya kamu punya?