AYOJAKARTA.COM - Memelihara tanaman hias mengajarkan kita untuk memberi tanpa ada janji balasan, rasa terima kasih, atau imbalan.
Memang benar bahwa tanaman meminta sedikit saja dari kita, air dan sinar matahari. Namun secara materi, mereka memberikan imbalan yang lebih sedikit lagi.
Meskipun demikian, tanaman hias menikmati popularitas yang tampaknya tidak sebanding dengan fungsi dekoratif apa pun yang mungkin mereka lakukan.
Baca Juga: Menjelang 10 Hari Terakhir bulan Ramadhan, Ini 5 Tanda Datangnya Malam Lailatul Qadar
Mungkin kita menyimpannya karena memenuhi kebutuhan yang sangat manusiawi: kebutuhan untuk dibutuhkan.
Dilansir dari kanal Youtube DuoPulse, berikut tes psikologi yang berkaitan dengan tanaman hias.
Tanaman hias dalam pot yang selama ini kamu simpan di balkon tiba-tiba jatuh ke teras rumahmu. Kamu berlari keluar untuk mengamati kerusakannya. Apa yang kamu lihat?
Baca Juga: Psikologi Seseorang dari Bentuk Jari Tangannya, Ternyata Lurus Artinya ini
1. Tanaman mendarat di tanah dengan tegak dan utuh.
2. Potnya pecah, tetapi tanaman itu tampaknya selamat dari kerusakan.
3. Pot dan tanaman keduanya hancur dan tidak dapat diperbaiki lagi.
4. Entah kenapa, tidak ada tanda-tanda tanaman atau pot.
Berikut analisis dari setiap jawaban yang kamu pilih.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Amati Gambar Zigzag Berikut ini! Apakah Gambarnya Bergerak atau Diam?
Kehidupan tanaman dalam pot yang terlindung berhubungan dengan sisi karakter kamu yang tersembunyi dan terlindungi serta cara kamu mencoba mencegah dunia menembus topeng sosial kamu.
1. Tanaman mendarat di tanah dengan tegak dan utuh.
Kamu tampak kuat dan percaya diri serta selalu bersemangat untuk menunjukkan kesejukan di bawah tekanan. Namun di balik kedok keras itu, ada seseorang yang lebih mementingkan menjaga citra daripada mewujudkannya.
2. Potnya pecah, tetapi tanamannya tampaknya selamat dari kerusakan.
Kamu tampak tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh orang lain, tetapi kenyataannya kamu benci menunjukkan emosi. Perasaan terpendam di dalam diri kamu terus tumbuh dan berkembang, dan tidak ada pot yang bisa menahannya selamanya.
3. Pot dan tanaman keduanya hancur dan tidak dapat diperbaiki lagi.
Kamu tampaknya bertutur kata lembut dan tidak menonjolkan diri, namun ‘pendengar alami’ itu berteriak meminta kesempatan untuk bersinar di tengah panggung. Kamu hanya menunggu kesempatan untuk keluar dari cetakan yang membatasi kamu.
Baca Juga: Calon Mahasiswa Wajib Tahu! Berikut Ini PTN yang Membuka Seleksi Jalur Mandiri Tanpa Uang Pangkal
4. Entah kenapa, tidak ada tanda-tanda tanaman atau pot.
Kamu unggul dalam menghasilkan kegembiraan dan membuat orang lain tertawa dan orang-orang melihat kamu sebagai penghibur. Namun penampilan luarnya yang fasih menyembunyikan keseriusan dan bahkan sisi pemalu yang kamu pilih untuk tidak diperlihatkan kepada seluruh dunia.
***

Share this article
Memelihara tanaman hias mengajarkan kita untuk memberi tanpa ada janji balasan, rasa terima kasih, atau imbalan.