AYOJAKARTA.COM - Lebaran identik dengan ketupat. Hampir semua rumah sajiannya ada ketupat.
Tak heran, satu atau dua hari sebelum lebaran banyak yang berjualan selongsong ketupat. Baik di pinggir-pinggir jalan atau pasar tradisional.
Instagram @kemenparekraf.ri membagikan sejumlah fakta terkait ketupat yang identik dengan perayaan lebaran di Indonesia.
Baca Juga: Tips Sehat Menikmati Menu Saat Lebaran
Sejarah Ketupat
Menurut salah satu penelitian, ketupat mulai populer di Indonesia sejak abad ke-15 dan ke-16.
Ketupat digunakan sebagai media penyebaran agama Islam oleh Sunan Kalijaga.
Seiring berjalannya waktu, ketupat dikenal sebagai makanan khas Idul Fitri.
Baca Juga: Cara Asyik Ngadepin Keluarga yang 'Toxic' Saat Lebaran
Ketupat atau Kupat?
Bermakna 'ngaku lepat', yang artinya mengakui kesalahan.
Oleh karenanya, tradisi berbagi ketupat di hari raya merupakan simbol pengakuan atas kesalahan dan permohonan maaf.
Bentuknya Mengandung Makna
Empat sisi ketupat memiliki simbolisasi kalau manusia harus melakukan laku papat atau empat tindakan, yaitu :
- Lebaran : Lebar atau selesai
- Luberan : Luber atau melimpah
- Leburan : Lebur atau melebur
- Laburan : Labur atau kapur pemutih
***

Share this article
Lebaran identik dengan ketupat. Hampir semua rumah biasanya ikut menyajikan makanan dan ada ketupatnya.