Pengguna Android Full Senyum, Google Setuju Bagikan Uang Rp22 Triliun dengan Syarat Tertentu

Ilustrasi Google (Sumber: Pixabay/AS_Photography)
Ilustrasi Google (Sumber: Pixabay/AS_Photography)

AYOJAKARTA.COM - Pengguna Android di berbagai negara tengah menjadi sorotan setelah Google menyepakati pembayaran sebesar US$135 juta atau sekitar Rp2,2 triliun untuk menyelesaikan gugatan class action terkait dugaan pengumpulan data tanpa izin.

Kesepakatan ini dinilai sebagai salah satu penyelesaian hukum terbesar dalam sejarah kasus privasi data pengguna ponsel pintar.

Gugatan tersebut bermula dari tuduhan bahwa sejak 12 November 2017, Google melalui sistem operasi Android secara otomatis mengumpulkan data seluler pengguna yang dibeli dari operator.

Pengumpulan data ini diklaim tetap berlangsung meskipun pengguna telah menutup aplikasi, menonaktifkan berbagi lokasi, hingga mengunci layar ponsel.

Praktik ini disebut mendukung pengembangan produk Google sekaligus kepentingan iklan yang ditargetkan.

Dalam dokumen gugatan, pengacara penggugat bahkan menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk conversion, yakni pengambilan properti milik orang lain tanpa izin.

Klaim ini cukup serius karena jarang sekali kasus conversion berakhir dengan nilai penyelesaian sebesar US$135 juta.

Meski sepakat membayar, Google membantah telah melakukan pelanggaran. Juru bicara Google, José Castañeda, menyatakan perusahaan memilih menyelesaikan perkara demi mengakhiri kesalahpahaman atas praktik industri yang dinilai lazim.

Google juga berjanji meningkatkan transparansi agar pengguna lebih memahami cara kerja layanan Android.

Sebagai bagian dari penyelesaian, Google setuju melakukan sejumlah perubahan penting.

Ke depan, Google akan meminta persetujuan yang lebih eksplisit saat pengguna pertama kali mengatur ponsel Android.

Selain itu, akan tersedia tombol pengaturan (toggle) untuk mematikan jenis pengumpulan data tertentu, serta penjelasan aktivitas pengumpulan data yang lebih jelas dalam persyaratan layanan Google Play.

Lalu, apakah semua pengguna Android akan menerima uang? Jawabannya, tidak sepenuhnya.

Dilansir dari cnet.com, pembayaran dalam gugatan ini dibatasi maksimal US$100 atau sekitar Rp1,6 juta per orang.

Selain itu, hanya pengguna yang telah mendaftar sebagai bagian dari gugatan class action yang berpeluang menerima kompensasi.

Detail teknis seperti metode pembayaran dan jadwal pencairan masih menunggu persetujuan hakim karena kesepakatan ini bersifat sementara.

Menariknya, ini bukan satu-satunya kasus yang menjerat Google pekan ini.

Sebelumnya, Google juga menyepakati pembayaran US$68 juta terkait gugatan Google Assistant yang dituding mendengarkan pengguna tanpa aktivasi.

Dalam kasus tersebut, pembayaran dilakukan otomatis tanpa formulir klaim.

Kasus ini menjadi peringatan penting soal privasi data pengguna Android, sekaligus menegaskan bahwa tekanan hukum dapat memaksa raksasa teknologi mengubah kebijakan demi transparansi dan perlindungan konsumen.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pengumpulan data
# Android
# Google

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan