GAMBIR, AYOJAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan efek La Nina akan terjadi di Indonesia, salah satunya di Jakarta, berupa curah hujan akan meningkat.
Pemprov DKI pun sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi La Nina di penghujung 2021.
Dari mulai persiapan infrastruktur pengendalian banjir oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA), hingga memberikan peringatan dini mengenai cuaca harian melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Dengna begitu, diharapkan masyarakat lebih waspada menghadapi datangnya banjir.
Sekretaris Dinas Sumber Daya Air, Dudi Gardesi Asikin, mengatakan pihaknya menyiapkan infrastruktur kesiapan untuk pengendalian banjir, seperti melakukan pengerukan di saluran-saluran untuk menambah kapasitas daya tampung.
"Pemprov DKI Jakarta melakukan pengerukan 32 waduk, situ, dan embung dengan volume pengerukan 626.546m3," ujar Dudi dalam keterangan video di akun resmi Instagram @dkijakarta, Minggu (14 November 2021).
Ia melanjutkan Dinas SDA juga melakukan pengerukan 53 kali, sungai, dengan volume pengerukan 533.048m3. Kemudian, pengerukan 1.051saluran phb dengan pengerukan 132.477 m3.
Dudi menuturkan,alat-alat berat yang dioptimalkan pemanfaatannya turut disiapkan. Saat ini alat-alat berat tersebut berada di 104 lokasi dengan jumlah sebanyak 228 alat berat.
Pemprov DKI, jelasnya, memiliki 496 unit pompa stasioner di 108 titik dengan kapasitas 518.47 m3. Lalu, 329 unit pompa mobile dan 67 unit pompa underpass.
"Kami juga melakukan pembangunan drainase vertikal. Target tahun ini pembangunan drainase vertikal dilakukan di 25.647 titik untuk menyerap 68.038 meter kubik air. Saat ini sudah terbangun di 12.482 titik," ungkapnya.
Sementara itu, Plt Kepala BPBD DKI Jakarta, Sabdo Kurnianto mengatakan, pihaknya telah menempatkan 24 pengeras suara jarak jauh di 14 kelurahan rawan banjir. Selain itu telah dilakukan perekrutan sebanyak 267 orang TRC BPBD yang siap turun ke lapangan.
Tak hanya itu, BPBD DKI Jakarta juga telah menyebar 70 perahu karet dan fiber serta 700 ban dalam rakitan.
"Kami juga sudah menyiagakan 1.262 bangunan posko pengungsian untuk 177.886 pengungsi yang tersebar di Jakarta dan paket bantuan kebutuhan pokok," ujarnya.

Share this article
BMKG merilis peringatan efek La Nina akan terjadi di Indonesia, salah satunya di Jakarta, berupa curah hujan akan meningkat.