TEBET, AYOJAKARTA – Musim penghujan yang saat ini terjadi kerap memunculkan musibah lain selain banjir. Hujan yang disertai angin kencang dapat memicu pohon menjadi rawan tumbang.
Hal ini cukup menjadi antisipasi bagi Satuan Tugas (Satgas) Suku Dinas (Sudin) Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat. Mereka bekerja keras memantau wilayah untuk mengantisipasi pohon rawan tumbang.
Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Kecamatan Kemayoran Jayadi mengatakan, sejak awal November sampai dengan 4 November 2021, pihaknya sudah melakukan pemangkasan pohon pelindung di empat titik jalan kawasan Kemayoran.
"Sesuai catatan ada 60 pohon pelindung yang dipangkas dari berbagai jenis yaitu, pohon angsana, pohon trembesi, mahoni, dan pohon bering. Ini kita lakukan guna mengantisipasi pohon tumbang,“ kata Jayadi seperti dilansir dari pusat.jakarta.go.id, Sabtu 6 November 2021.
Selain mengantisipasi pohon tumbang, kata dia, pihaknya juga membeberkan pemangkasan juga dilakukan terhadap pohon yang sudah rimbun, yang menutupi lampu penerangan jalan umum dan mengganggu kabel utilitas atau kabel udara.
"60 pohon pelindung yang dipangkas yaitu di Jalan Angkasa, Jalan Bungur Raya, Jalan Serdang, Jalan Cempaka Baru, dan Jalan Bungur dengan mengerahkan tujuh personil Satgas Pertamanan dan Hutan Kota. Sampah ranting dari pemangkasan pohon dibuang ke Bantargebang," katanya.
Dia menegaskan pihaknya akan terus melakukan monitoring pohon yang ada di wilayah Kemayoran.
"Kami terus melakukan keliling wilayah, untuk memantau pohon. Jika ada yang rimbun langsung dipangkas dan bila ada pohon yang sudah kropos kita tebang, agar warga merasa aman dan nyaman," tambahnya.

Share this article
Musim penghujan kerap memunculkan musibah lain selain banjir. Hujan yang disertai angin kencang dapat memicu pohon rawan tumbang