TEBET, AYOJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mengantisipasi potensi banjir yang kini tengah memasuki musim penghujan, yakni melalui program andalan Gerebek Lumpur.
Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta terus berupaya melakukan kegiatan pengerukan atau pengurasan saluran, kali, atau waduk melalui program tersebut di seluruh wilayah ibu kota.
"Salah satu wilayah Gerebek Lumpur adalah pengerukan dan pengepokan lumpur Ciliwung Kec. Gambir oleh Sudin Jakarta Pusat," tulis akun Instagram @dinas_sda dikutip Selasa (21/9/2021).
Dinas SDA DKI melaksanakan kegiatan tersebut guna memperluas daya tampung waduk, kali, atau sungai dalam menghadapi musim penghujan.
Diketahui sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengungkapkan pada September ini merupakan masa transisi musim kemarau ke penghujan. BMKG pun memprediksi intensitas hujan akan meningkat pada Oktober mendatang.
Dwikorita pun mengungkapkan puncak musim penghujan di Indonesia akan terjadi pada Januari hingga Februari.
"Sehingga trennya secara umum, kalau berdasarkan analisis prakiraan musim untuk akhir bulan ini sampai Januari, Februari itu tren yang curah hujan akan semakin meningkat, terutama curah hujan bulanan." kata Dwikorita dalam keterangannya yang diunggah Instagram @infobmkg, Kamis (16/9/2021) lalu.

Share this article
Dinas SDA DKI melaksanakan kegiatan tersebut guna memperluas daya tampung waduk, kali, atau sungai dalam menghadapi musim penghujan.