TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan harian Covid-19 sebanyak 1.581 kasus terkonfirmasi di DKI Jakarta, Kamis (25/2/2021). Angka ini lebih tinggi dibanding kasus pada Rabu lalu, yakni sebanyak 782 kasus.
Rekor kasus tertinggi di DKI Jakarta terjadi pada 7 Februari 2021 yaitu sebanyak 4.213 kasus. Sebelumnya, kasus tertinggi di DKI Jakarta, terjadi pada 22 Januari 2021 sebanyak 3.792 kasus.
Dari penambahan hari ini, menjadikan total positif Covid-19 di DKI secara kumulatif mencapai 334.239 kasus. Angka tersebut termasuk kumulatif kasus sembuh sebanyak 319.248 kasus serta 5.366 kasus meninggal dunia.
Penambahan konfirmasi hari ini menjadikan total kasus aktif di DKI sebanyak 9.625 kasus. Kasus aktif ini lebih rendah dibanding Rabu lalu yakni sebanyak 10.404 kasus.
Melansir grafik covid19.go.id, rincian penambahan kasus harian Covid-19 di DKI selama tujuh hari ke belakang sebagai berikut:
19 Februari: 1.920 kasus
20 Februari: 2.872 kasus
21 Februari: 2.720 kasus
22 Februari: 2.466 kasus
23 Februari: 782 kasus
24 Februari: 782 kasus
25 Februari: 1.581 kasus
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengajak warganya yang tergolong lanjut usia (lansia) mengikuti program vaksinasi Covid-19.
Anies pun mengimbau para lansia maupun warga yang memiliki keluarga lansia untuk mendaftar program vaksinasi Covid-19 ke laman yang telah disediakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta.
“Yuk bagi kamu yang memiliki Lansia di rumah, segera daftar untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta!” ajak Anies melalui akun Twitter pribadinya @aniesbaswedan, Minggu (21/2/2021).
Anies menerangkan, pendaftaran bisa dilakukan melalui laman http://dki.kemenkes.go.id. Di laman tersebut bakal tertera form pengisian formulir bagi lansia yang mengajukan diri untuk mengikuti program vaksinasi.
.jpg)
Share this article
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan harian Covid-19 sebanyak 1.581 kasus terkonfirmasi di DKI Jakarta, Kamis (25/2/2021). Angka ini lebih tinggi dibanding kasus pada Rabu lalu, yakni sebanyak 782 kasus.