TEBET, AYOJAKARTA.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya telah melatih seluruh tenaga medis di semua level mengenai cara melakukan testing Covid-19. Selain itu, Anies menuturkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI juga melakukan tracing yang tidak kalah besarnya.
AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?
“Itu sebabnya angka testing kita menjadi tinggi. Jadi bila ditanya apakah di Jakarta kasus positifnya banyak? Iya. Apakah Jakarta bermasalah dalam artian tidak terkendali? Tidak,” katanya dalam telekonferensinya bersama ABC Indonesia, Jum’at (21 Agustus 2020).
Anies membeberkan, DKI setidaknya melakukan tracing lebih dari 6 orang dalam 1 orang yang ditemukan positif Covid-19. Dia menyadari, rasio tracing dan proses isolasi setelahnya, erat korelasinya dengan tingkat kematian akibat Covid-19.
AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Cerita Tentang Komeng Tapi Bukan
“Cepat deteksi, maka cepat juga kita isolasi,” ujar Anies.
Anies juga mengaku bahwa mulai akhir Maret, pihaknya serius dalam menangani Covid-19, terlebih ketika kasus pertama ditemukan pada 2 Maret 2020. Dia mengatakan deteksi dini yang dilakukan oleh Pemprov sudah menyelamatkan ratusan nyawa di Jakarta.
“Jika kemampuan mendeteksi tidak ada atau rendah, maka angka fatality rate di Jakarta mungkin akan tinggi sebagaimana tempat-tempat yang melakukan deteksi dini secara masif,” ungkap Anies.
Dia pun mengatakan jika tujuannya hanya untuk menyelamatkan masyarakat. Anies mengaku optimis dapat menurunkan kurva Covid-19 di Jakarta. Hal ini mengacu pada perbandingannya secara apple to apple dengan kota New York AS.
“Kalau kita perhatikan, di New York mulai menurun ketika kegiatan testing mereka mengalami peningkatan terus menerus. Pada saat wabah mulai terkendali, mereka pun tidak mengendorkan jumlah testing mereka.”
AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Sepotong Roti dari Bilangan, Daerah Paling Top di Jakarta!

Share this article
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya telah melatih seluruh tenaga medis di semua level mengenai cara melakukan testing Covid-19. Selain itu, Anies menuturkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI juga melakukan tracing yang tidak kalah besarnya.