GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi membuat perkantoran menjadi klaster baru penularan virus Covid-19. Sudah banyak kantor yang akhirnya ditutup sementara lantaran pekerjanya terjangkit virus corona.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengakui hal tersebut. Ia membeberkan berbagai kantor dilaporkan terkonfirmasi kasus Covid-19. Namun, ia tak merinci berapa jumlah klaster penularan di perkantoran serta berapa jumlah orang yang dinyatakan positif Covid-19 dari klaster perkantoran.
Namun, ia menyebut pasien itu berasal dari kantor Kementerian, swasta, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
AYO BACA : UPDATE CORONA INDONESIA 23 JULI: Kasus Positif Covid-19 Bertambah 1.906
"Tapi dari tingkat perkantoran pusat, internal DKI, BUMN, kementerian lembaga, kantor swasta. OPD di DKI, Mereka sudah melaporkan," ujar Widyastuti di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (23/7/2020).
Dari tiap kasus di perkantoran itu, Widyastuti mengatakan pihaknya mengambil tindakan yang berbeda-beda tergantung dengan situasinya.
Bisa saja pihaknya menutup sebagian atau seluruh gedung perkantoran.
AYO BACA : Bertambah 146, Pasien Sembuh Secapa AD Bandung Jadi 618
"Kalau beberapa gedung dilihat gedung mana yang terjadi kasus, atau lantai tertentu. Maka di lantai atau gedung yang ditemukan (penelusuran)," jelasnya.
Pemeriksaan juga akan dilakukan menyeluruh jika memang jumlahnya cukup masif. Namun yang pasti begitu ditemukan adanya kasus corona di kantor, maka harus langsung dilakukan penyemprotan desinfektan.
"Kalau semuanya tidak. Kecuali ditemukan masif. Yang pasti bakal dilakukan disinfektan, itu jadi kegiatan rutin seharusnya. Harus di titik yang sering dipegang seperti di toilet."
Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal Covid-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp: 081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.
Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.
AYO BACA : UPDATE COVID-19: Kasus Baru Positif di DKI Tertinggi Lagi, Naik 416 Kasus

Share this article
Dari tiap kasus di perkantoran itu, Widyastuti mengatakan pihaknya mengambil tindakan yang berbeda-beda tergantung dengan situasinya.