GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Sebanyak 60% warga DKI Jakarta berada di rumah saat kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diberlakukan. Hal ini berdampak terhadap turunnya tingkat penularan Covid-19 di Ibu Kota.
Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat mengumumkan perpanjangan PSBB Jakarta. Diketahui, PSBB Jakarta diperpanjang selama 14 hari ke depan sampai 4 Juni mendatang.
"Data menunjukkan bahwa mulai awal pertengahan Maret, terjadi peningkatan orang yang berada di rumah saja. Bahkan di Jakarta hampir 60 persen dari warga Jakarta itu berada di rumah saja," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Selasa (19/5/2020).
Menurut Anies, semakin banyak orang yang mematuhi anjuran pemerintah untuk beraktivitas di rumah, maka angka penularan atau Reproduction Number Covid-19 dapat ditekan. Dia mencatat, pada Maret lalu Reproduction Number berada di angka 4. Kemudian, pada pertengahan April sampai Mei angka tersebut turun menjadi 1,11.
AYO BACA : Anies Akan Tutup Jakarta, Pemudik Terancam Tak Bisa Kembali
"Di bulan Maret, angka Reproduction kita itu 4. Empat itu artinya satu orang bisa menularkan kepada empat orang. Itulah sebabnya mengapa penularannya menjadi intensif tinggi. Semenjak pertengahan April sampai dengan sekarang, ini sudah berhasil turun hingga sekitar 1. Jadi angka Reproduction (r0) kita bergerak di sekitar angka 1 (dalam beberapa waktu terakhir), 1,11 per 17 Mei," jelas Anies.
Dia mengimbau agar warga Jakarta semakin disiplin mematuhi aturan PSBB agar Covid-19 dapat dikendalikan. Sebaliknya, jika banyak yang melanggar, maka angka penularan akan kembali meningkat.
"Mari kita lakukan sama-sama disiplin berada di rumah, menghindari kerumunan, menghindari interaksi, maka insyaAllah angka Reproduction akan turun. Kalau angka Reproduction ini turun, maka Jakarta berhasil mengendalikan pergerakan COVID-19," ujarnya.
Untuk diketahui, Sampai dengan hari ini, Selasa (19/5/2020), virus Covid-19 telah menjangkiti 6.053 orang di Ibu Kota. Ada penambahan kasus sebanyak 43 orang dalam kurun waktu 24 jam. Penambahan kasus positif ini turun dibandingkan kemarin sebanyak 88 orang.
Dari total kasus positif tersebut, sebanyak 1.417 orang telah dinyatakan sembuh. Sedangkan, 487 orang meninggal dunia sejak pertama kali kasus Covid-19 diumumkan pada 2 Maret lalu.
AYO BACA : Anies Perpanjang Lagi PSBB Jakarta, Mulai 22 Mei Hingga 4 Juni 2020

Share this article
"Data menunjukkan bahwa mulai awal pertengahan Maret, terjadi peningkatan orang yang berada di rumah saja. Bahkan di Jakarta hampir 60 persen dari warga Jakarta itu berada di rumah saja," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Selasa (19/5/2020).