JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Para pengusaha di luar DKI Jakarta dilibatkan untuk memenuhi pasokan kebutuhan pangan ibu kota khususnya selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Kami bekerja sama memaksimalkan sarana dan prasarana produksi sehingga kebutuhan pokok di ibu kota, khususnya saat PSBB seperti saat ini tetap terpenuhi," kata Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya (Food Station), Arief Prasetyo Adi.
Dia mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan daerah sentra penghasil beras seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan.
Food Station terus berupaya mencari sumber alternatif untuk mengantisipasi lonjakan permintaan saat PSBB. Kebutuhan pokok yang disediakan di antaranya, beras, gula pasir, bawang putih, telur ayam, minyak goreng dan tepung terigu.
Khusus beras, lanjutnya, masih tersimpan sebanyak 26.747 ton di Pasar Induk Beras Cipinang per 10 April 2020. Dengan jumlah sebanyak itu, stok beras di Jakarta dipastikan aman.
Harga yang ditawarkan beragam tergantung jenis beras antara lain untuk IR-64 I seharga Rp 11.225 per kilogram, IR-64 II Rp 10.525 per kilogram, IR-64 III Rp 8.650, dan IR-42 seharga Rp 11.575 per kilogram.
Sedangkan untuk gula pasir, Food Station telah mendistribusikan 500 ton gula pasir ke sejumlah outlet. Rencananya, stok gula pasir akan ditambah sebanyak 4.000 ton melalui sumber alternatif di luar Jakarta.
"Selain itu tidak kurang dari 20 kontainer bawang putih juga akan tiba dalam waktu dekat ini," ucap Arief.

Share this article
Food Station terus berupaya mencari sumber alternatif pangan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan saat PSBB. Kebutuhan pokok yang disediakan di antaranya, beras, gula pasir, bawang putih, telur ayam, minyak goreng dan tepung terigu.