JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur DKI Jakarta 2014-2017, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mengungkap desain revitalisasi Monas yang ia ketahui.
Ahok yang sekarang menjabat Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) mengakui bahwa memang sudah ada desain revitalisasi Monas.
Dalam desain di masa jabatannya dulu, terdapat jalan bawah tanah yang menghubungkan beberapa tempat seperti stasiun MRT hingga tembus Balai Kota.
"Dulu kita tuh bawah tanah yang saya tahu, dulu design udah selesai kok dari bawah tanah bisa jalan kan ada MRT bisa lewat RRI bisa ke Balai Kota. Itu yang saya tahu toko-toko UMKM di bawah, juga parkir mobil semua di bawah. Itu yang saya tahu dulu," kata Ahok saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Jumat (31/1/2020).
Wakil Gubernur di zaman Gubernur Jokowi itu mengaku desain tersebut sempat tersendat dalam realisasinya. Sebab, ada permintaan dari Kementerian Pertahanan yang menginginkan jalan bawah tanah itu untuk menyimpan alutsista.
"Sudah ada desain selesai, waktu itu terhambat. Kayaknya dari Menhan pingin simpan tank enggak mungkin. Enggak jalan sendiri Pemprov," ucap dia.
Saat ini, proyek Revitalisasi Monas yang memicu kontroversi di zaman Gubernur Anies Baswdan dihentikan sementara atas desakan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno selaku Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.
Proyek itu dianggap berjalan tanpa izin Komisi Pengarah yang diketuai Mensesneg dan beranggotakan beberapa menteri serta Gubernur DKI sendiri.
Revitalisasi Monas dianggarkan Rp 71,3 miliar dan dikerjakan oleh PT Bahana Prima Nusantara sebagai pemenang tender dengan penawaran Rp 64,41 miliar.

Share this article
Dalam desain di masa jabatannya dulu, terdapat jalan bawah tanah yang menghubungkan beberapa tempat seperti stasiun MRT hingga tembus Balai Kota.