MENTENG, AYOJAKARTA.COM -- Penghargaan Akademi Jakarta 2019 menobatkan arsistek Gregorius Antar Awal dan sastrawan Umbu Wulang Landu sebagai salah satu peraihnya.
Ketua Dewan Juri Penghargaan Akademi Jakarta 2019 Riris K Toha Sarumpaet menyatakan, penghargaan itu untuk pencapaian sepanjang hayat di bidang humaniora. Maka ada dua nama dari dua bidang berbeda yang kuat dan menonjol.
''Pertama, arsitek Gregorius Antar Awal atau kerap disapa Yori Anta. Dia membentuk kelompok arsitek muda Indonesia, kelompok yang memberi warna dan langgam baru arsitektur,'' ujar Riris di Teater Kecil Taman Ismail Maruzuki, Senin (16/12/2019).
Yori yang lahir di Jakarta 4 Mei 1962 merupakan lulusan Fakultas Teknik Universitas Indonesia pada 1989.
Riris menerangkan mengapa tokoh tersebut terpilih untuk menerima penghargaan ini. Di Indonesia praktik arsitektur sudah cukup lama dipisahkan dari kebudayaan. Ekpresi dalam ranah arsitektur sesungguhnya harus diakui sebagai bagian ekpresi kebudayaan. Karenanya arsitektur Indonesia adalah representasi dari manusia Indonesia.
''Yori gigih menggali ilmu arsitektur lokal, mendokumentasikan dan membangun rumah-rumah adat yang terancam punah,'' jelasnya.
Penerima lain yaitu Umbu Wulang Landu Paranggi merupakan seorang penyair kelahiran Kananggar, Waingapu, Sumba Timur pada 10 Agutus 1943. Karyanya sudah dimuat di media massa sejak 1950.
Tak ingin menetap di Sumba, Umbu berangkat ke Yogyakarta dan menjalani pendidikan tingkat menengah hingga lulus kuliah. Dia pernah mendirikan kelompok studi bernama Perasa Studi Klub pada Maret 1969.
''Dia gigih menggerakkan apresiasi sastra di emperan Jalan Malioboro hingga dijuluki Presiden Malioboro. Merambah ke luar kota dan masuk ke desa. Lahirlah komunitas sastra misalnya Kotagede, Bantul,'' papar Riris.
Penghargaan Akademi Jakarta telah dilaksanakan sejak 1975 dengan menobatkan sastrawan Dramawan Rendra. Kala itu namanya masih hadiah seni. Perubahan nama terjadi pada 2005 dan terus digunakan hingga saat ini.

Share this article
Penghargaan Akademi Jakarta 2019 menobatkan arsistek Gregorius Antar Awal dan sastrawan Umbu Wulang Landu sebagai salah satu peraihnya.