JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Jakarta Marathon yang ke-7 bakal berlangsung Minggu besok (27/10/ 2019) berawal di Plaza Utara Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.
Sejumlah ruas jalan bakal ditutup sementara untuk memperlancar event bertajuk Eletric Jakarta Marathon 2019 yang didukung penuh Perusahaan Listrik Negara (PLN) itu.
Vice President Public Relation PT PLN (Persero), Dwi Suryo Abdullah, mengatakan penutupan cuma berlaku di sebagian kecil ruas jalan. Penutupan dilakukan saat pemberangkatan peserta marathon di pukul 04.30 WIB. Penutupan jalan khususnya untuk seputar Senayan.
"Itu sudah diatur oleh polisi lalu lintas dan Dinas Perhubungan Jakarta. Hal itu tentu dilakukan demi keselamatan dan keamanan pelari," ujar Dwi Suryo Abdullah saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (26/10/2019).
Event Jakarta Marathon yang sudah rutin dilaksanakan sejak 2013 memang masuk ke dalam Calendar of Event (CoE) 2019 Kementerian Pariwisata. Karena itu, dibutuhkan kerjasama semua pihak, terutama warga Jakarta, agar kegiatan ini bisa mencapai target yang ditetapkan.
"Karena ini mampu mendorong masyarakat Indonesia menuju eco lifestyle dan menumbuhkembangkan sportourism Indonesia menjadi destinasi utama wisatawan mancanegara," ujar Dwi Suryo.
Rute yang akan dilalui oleh para peserta Electric Jakarta Marathon 2019 masih sama dengan rute tahun 2018. Menonjolkan keindahan landmark-landmark ikonik kota Jakarta seperti Kawasan Kota Tua, Fatahillah Square, Gereja Katedral, Masjid Istiqlal, dan Monas.
Electric Jakarta Marathon 2019 akan memperlombakan lima nomor lari, yaitu Marathon (42,195 kilometer), Half Marathon (21 kilometer), 10K (10 kilometer), 5K (5 kilometer) dan Maratoonz (Children’s Sprint).
Lebih dari 16.000 peserta terlibat dalam kompetisi ini dan hampir separuhnya berasal dari luar negeri, antara lain Jepang, Malaysia, Singapura, India, Amerika Serikat, Prancis, Belanda, Italia dan Korea Selatan.

Share this article
Event Jakarta Marathon yang sudah rutin dilaksanakan sejak 2013 memang masuk ke dalam Calendar of Event (CoE) 2019 Kementerian Pariwisata.