JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Kondisi Faisal Amir, mahasiswa korban demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR yang dirawat di RS Pelni, terus membaik dan segera memasuk tahap rehabilitasi.
''Rencananya Insya Allah tim dokter besok akan memindahkan pasien ke ruang rawat biasa dan kemudian pasti melakukan program rehabilitasi medis agar bisa secepatnya rawat jalan,'' kata Direktur RS Pelni, dr Dewi Fankhuningdyah, Jumat (27/9/2019).
Menurut dr Dewi, Faisal sudah melewati masa-masa kritis dan sudah bisa melakukan kontak dengan keluarga, dokter dan tim medis yang merawat.
''Sudah melewati masa kritis tapi masih dalam pengawasan cukup intensif saat ini,'' kata dr Dewi.
AYO BACA : Keluarga Tak akan Perkarakan Penganiaya Faisal Amir, Asalkan Minta Maaf
Sejauh ini, tim dokter yang menangani Faisal terdiri dari dokter bedah syaraf, dokter syaraf, dokter rehabilitasi medis dan dokter paru.
Sementara itu, kakak korban, Rahmat Ahadi menyebut bahwa kondisi adiknya sudah jauh berkembang.
''Sangat pesat kemajuannya dibandingkan dua hari yang lalu yang dia belum bisa merespons dan hanya bisa membuka mata, sekarang sudah bisa merespons,'' ujar Rahmat.
Walaupun kondisi sudah membaik, aktivitas fisik yang bisa dilakukan oleh Faisal masih terbatas dan ingatan jangka pendeknya belum pulih. Rahmat mengaku bahwa dia sempat menanyai Faisal, namun adiknya itu masih belum bisa mengingat apa-apa tentang kejadian yang menimpanya.
''Sudah bisa mulai pegang kepala, tidur dengan melipat tangan, tapi memori jangka pendek belum bisa kembali,'' kata Rahmat.
.jpg)
Share this article
Kondisi Faisal Amir, mahasiswa korban demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR yang dirawat di RS Pelni, terus membaik dan segera memasuk tahap rehabilitasi.