JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Masifnya gelombang demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI dan di sejumlah daerah di Indonesia telah menyebabkan dua orang mahasiswa di Kendari meninggal dunia.
Eksponen Aktivis Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta (FKSMJ) '98 melalui siaran pers menyampaikan, gelombang protes yang dilakukan sudah selayaknya dimaknai sebagai tengara betapa mahasiswa dan pelajar terbukti memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi terhadap jalannya proses peri kehidupan bertanah air, berbangsa dan bernegara.
Hanya saja, perlu dipastikan bahwa prosesi unjuk rasa memang dilakukan sesuai dengan aturan hukum perundang-undangan dan kaidah-kaidah demokrasi.
Mencermati situasi yang terjadi, Eksponen FKSMJ '98 dalam siaran pers menyatakan sikapnya. Berikut pernyatan sikap FKSMJ yang diterima redaksi, Minggu (29/9/2019).
1. Kami eksponen Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta (FKSMJ) ’98 dengan ini menyatakan permohonan maaf kepada Bangsa Indonesia atas utang sejarah yang belum kami tuntaskan untuk bisa membawa Indonesia menjadi lebih baik keluar dari cengkeraman Orde Baru.
2. Kami eksponen Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta (FKSMJ) ’98 dengan ini meminta kepada pihak Polri untuk menghentikan dan menyudahi upaya penangkapan terhadap aktivis-aktivis pro rakyat serta penggunaan cara-cara represif dan oppressive dalam merespons unjuk rasa, sekaligus juga melepaskan mahasiswa-mahasiswa yang saat ini sedang dalam status penahanan.
3. Kami eksponen Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta (FKSMJ) ’98 dengan ini meminta kepada segenap komponen bangsa untuk bersama-sama menahan diri serta duduk bersama dengan suasana penuh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan permufakatan untuk mendapatkan resolusi atas situasi yang tengah berlangsung.
4. Kami eksponen Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta (FKSMJ) ’98 dengan ini meminta elite politik, khususnya para pembantu Presiden untuk memperbaiki komunikasi politik dalam merespons situasi yang berlangsung, sehingga tidak memperkeruh situasi serta tidak menimbulkan blunder yang makin memperbesar kekecewaan publik dalam skala yang lebih luas.
5. Kami eksponen Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta (FKSMJ) ’98 mengajak segenap eksponen kebangsaan prodemokrasi untuk bergotong royong menuntaskan agenda reformasi yang sampai saat ini belum terlaksana dengan tetap berpegang pada apa yang telah diamanatkan di dalam Pembukaan Undang Undang Dasar 1945.
Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan sebagai bentuk rasa tanggung jawab dan keterpanggilan kami sebagai anak bangsa demi kelangsungan masa depan negeri ini, Indonesia Raya.
Jakarta, 29 September 2019
Eksponen FKSMJ '98

Share this article
Masifnya gelombang demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI dan di sejumlah daerah di Indonesia telah menyebabkan dua orang mahasiswa di Kendari meninggal dunia. Eksponen Aktivis Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta (FKSMJ) '98