SENAYAN, AYOJAKARTA.COM – Mulai besok, selang waktu keberangkatan Ratangga, sebutan untuk kereta mass rapid transit (MRT), akan diperpendek menjadi setiap 10 menit, sebelumnya 20 menit, pada akhir pekan dan libur nasional.
Kebijakan tersebut diambil manajemen PT MRT Jakarta (Perseroda) melihat potensi peningkatan jumlah penumpang moda transportasi itu pada akhir pekan dan libur nasional.
AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?
“MRT Jakarta akan menambah jumlah kereta, perjalanan, dan selang waktu keberangkatan pada akhir pekan dan hari libur mulai besok, Sabtu, 29 Agustus 2020,” ungkap Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda) Muhammad Effendi, seperti dilansir laman resmi perseroan, jakartamrt.co.id, Jumat (28 Agustus 2020).
Untuk memperpendek selang waktu keberangkatan kereta, jumlah kereta ditambah menjadi tujuh rangkaian dengan total 157 perjalanan per hari. Untuk hari kerja Senin sampai dengan Jumat, tidak ada perubahan jadwal.
“Meski demikian, durasi layanan operasi stasiun kereta tidak mengalami perubahan, yaitu tetap dimulai pada pukul 06.00 WIB dan berakhir pada pukul 20.00 WIB,” ungkap M. Effendi.
AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Kuburan di Depan Rumah & Cerita Tentang Drakula
Penambahan frekuensi kereta bertujuan agar masyarakat dapat menggunakan MRT Jakarta dalam berkegiatan dan mobilitasnya di akhir pekan. MRT Jakarta juga konsisten menerapkan protokol kesehatan dan keamanan terkait pencegahan penyebaran Covid-19 sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman saat menggunakan layanan MRT Jakarta.
Meskipun demikian, MRT Jakarta tetap mengimbau masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan moda transportasi itu seperti kewajiban memakai masker, menjaga jarak antarpengguna jasa, rajin mencuci tangan, serta tidak berbicara, baik satu atau dua arah, selama di dalam kereta dan area peron stasiun.
Selama pandemi Covid-19 dan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi Fase 1, layanan operasional MRT Jakarta dibuka setiap hari sejak pukul 05.00 sampai dengan 22.00 WIB pada hari kerja Senin sampai dengan Jumat dengan jadwal keberangkatan kereta setiap limat menit pada waktu sibuk ukul 07.00–09.00 WIB dan di luar itu, setiap 10 menit.
BUMD transportasi massal DKI itu pun merilis Protokol Bangkit Bersama demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jasa dari potensi paparan virus tersebut.
Langkah lain adalah penggunaan pemindai suhu (thermal scanner), penyediaan penyanitasi tangan, kewajiban menggunakan masker, jaga jarak selama di dalam kereta dan stasiun, pencucian dan disinfeksi kereta tiga kali sehari. Kebijakan lainnya adalah penggunaan UVC saat pemeliharaan kereta hingga penerapan force vent Ratangga dilaksanakan sebagai bagian dari menjamin keselamatan penumpang.
AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Belajar dari Gus Baha dan Anak Tongkrongan

Share this article
MRT JAKARTA: Cakep, Mulai Besok Ratangga Berangkat Tiap 10 Menit Pada Akhir Pekan & Libur Nasional