KUNINGAN, AYOJAKARTA.COM - Kegiatan belajar-mengajar di tahun ajaran baru sudah dimulai pada hari ini. Di tengah pandemi Covid-19, para siswa dan guru tidak bertatap muka. Metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) berlaku selama pandemi belum berakhir.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, yang akrab disapa Ariza, meminta para siswa dan guru tetap bersemangat meskipun tidak bertatap muka. Menurutnya, metode PJJ diberlakukan mengingat kasus positif Covid-19 masih terus meningkat.
AYO BACA : Transjakarta Perpanjang Jam Operasional Bus Listrik
“Mudah-mudahan, kalian tetap dapat mengikuti berbagai kegiatan rangkaian sekolah sekalipun masih dilakukan secara jarak jauh. Namun, pastikan anak-anakku tercinta dapat ilmu pengetahuan yang baik, pembelajaran yang baik,” kata Ariza di rumah dinasnya, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2020).
Selain itu, Ariza juga berpesan agar seluruh siswa dan guru menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Menurutnya, Covid-19 masih menjadi ancaman yang harus terus diwaspadai.
AYO BACA : 41 Pedagang Terpapar Covid-19, Pasar Cempaka Putih Ditutup 3 Hari
“Hal itu karena pandemi Covid-19 belum berakhir dan kasus Covid-19 semakin bertambah dari waktu ke waktu. Kita prihatin Indonesia kini menempati urutan ke-26 kasus Covid-19 di dunia dan Jakarta masih masih menempati urutan ke 2 kasus virus corona ini,” jelasnya.
Kegiatan belajar-mengajar dibuka dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (Matsama). Wagub Ariza berharap kegiatan MPLS dan Matsama ini berjalan dengan baik.
"Semoga dapat menumbuhkan semangat baru bagi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan untuk melakukan kegiatan pembelajaran yang berkualitas dalam masa PSBB transisi, serta terbangunnya kolaborasi antara satuan pendidikan dengan orangtua peserta didik,” imbuhnya.
Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal Covid-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp: 081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.
Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.
AYO BACA : Reaksi Ahok Soal Kebijakan Anies Baswedan yang Mereklamasi Ancol

Share this article
“Hal itu karena pandemi Covid-19 belum berakhir dan kasus Covid-19 semakin bertambah dari waktu ke waktu. Kita prihatin Indonesia kini menempati urutan ke-26 kasus Covid-19 di dunia dan Jakarta masih masih menempati urutan ke 2 kasus virus corona ini,” jelasnya.