TEBET, AYOJAKARTA.COM - Hari Raya Kurban atau Iduladha akan jatuh pada 31 Juli 2020, pada 10 Dzulhijjah. Umat muslim akan merayakannya dan mengawalinya dengan Salat Id.
Melansir dari laman NU Online, yang ditulis oleh Mahbib, berikut Niat dan Tata Cara Salat Idul Adha!
1. Niat Salat Idul Adha
Sebelum memulai salat Idul Adha, diawali dengan niat, niat yang diucapkan berbeda-beda sesuai dengan posisinya. Imam dan makmum mengucapkan niat yang berbeda.
AYO BACA : Kemenag Terbitkan Protokol Penyembelihan Hewan Kurban
- Imam: \"ushalli rak‘ataini sunnata li ‘idil adlha imaman\"
\n- makmum: \"ushalli rak‘ataini sunnata li ‘idil adlha makmuman\"
2. Takbiratul ihram
Setelah membaca doa iftitah, melakukan takbir kembali sebanyak 7 (tujuh) kali pada rakaat pertama.
\"Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar, wa la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil azhim.\"
AYO BACA : HARI RAYA IDULADHA: Tips Membeli Hewan Kurban Secara Online Di Tengah Pandemi Covid-19
3. Membaca Surat al-Fatihah dan Surat al-A'la
Setelah melakukan takbiratul ihram dilanjutkan dengan membaca Surat al-Fatihah, lalu dilanjutkan dengan bacaan Surat al-A'la. Setelah itu melanjutkan gerakan salat seperti ruku', sujud, duduk diantara dua sujud dan seterusnya hingga kembali berdiri.
4. Rakaat kedua
Melanjutkan rakaat kedua dengan mengulang takbir sebanyak 5 (lima) kali. Seperti rakaat sebelumnya diantara takbir dapat mengucapkan lafal \"Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar, wa la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil azhim.\"
Setelah takbir dilanjutkan membaca Surat al-Fatihah dan membaca Surat al-Ghasyiyah dan melajutkan gerakan Salat hingga salam.
5. Mendengarkan Khutbah
Setelah selesai salam, jamaah dianjurkan untuk mendengarkan khutbah idul adha terlebih dahulu hingga selesai.
AYO BACA : HARI RAYA IDULADHA: Ini Alasan \'Fatwa\' Muhammadiyah Sarankan Sedekah Ketimbang Kurban

Share this article
Sebelum memulai salat Idul Adha, diawali dengan niat, niat yang diucapkan berbeda-beda sesuai dengan posisinya. Imam dan makmum mengucapkan niat yang berbeda.