JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Imbauan Gubernur DKI Jakarta untuk menerapkan social distancing mulai berjalan hari ini di lingkungan Pemkot Jakarta Selatan.
Hari ini, Suku Dinas (Sudin) Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jaksel sudah menerapkan kegiatan rapat koordinasi bersifat umum berbasis teknologi informasi. E-meeting menggunakan aplikasi meeting online Zoom.
Video conferencing dipimpin Kepala Suku Dinas Kominfotik Jaksel, Sugiono, menggunakan aplikasi yang dapat diunduh melalui aplikasi google play untuk smartphone android dan app store untuk smartphone iOS (Apple).
“Rapat koordinasi bersama staf tersebut berjalan lancar tanpa kendala. Dengan menerapkan aplikasi tersebut, setiap SKPD/UKPD (Unit Kerja Perangkat Daerah) tetap dapat bisa menggelar rapat meski tidak dalam satu ruangan,” ujar Sugiono.
Selain Zoom, ada beberapa aplikasi sejenis yang dapat digunakan oleh seluruh SKPD/UKPD untuk menjalankan rapat tanpa kehadiran fisik para anggotanya dalam satu ruangan, seperti Skype, Google Hangouts atau GoToMeeting.
“Hal ini juga sesuai dengan pesan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang meminta kepada seluruh masyarakat untuk melakukan social distancing measure, yakni menjaga jarak, mengurangi perjumpaan, serta menghindari kontak fisik,” terangnya.
Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali, pun telah mengajak seluruh jajarannya untuk mulai memanfaatkan teknologi informasi berbasis aplikasi dalam setiap kegiatan rapat koordinasi, teknis maupun umum.
Menurut Marullah, langkah ini diperlukan untuk mencegah penularan virus Corona di wilayahnya. Karena itu, masing-masing UKPD diminta segera berkoordinasi dengan Sudin Kominfotik Jaksel terkait penggunaan aplikasi untuk rapat online ini.
"Semakin cepat digunakan, makin baik untuk tindakan preventif. Sementara ini, komunikasi berbasis teknologi sangat berguna untuk menjalankan roda pemerintahan," terangnya.

Share this article
Rapat koordinasi bersama staf tersebut berjalan lancar tanpa kendala.