JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, bakal dijadikan penghubung alias pusat buat semua jalur kereta api. Rencana ini ditargetkan selesai pada 2021.
Pengemudi ojek daring berharap adanya shelter untuk penjemputan dan penurunan dalam penataan Manggarai.
"Kalau benar diadakan penataan, dibuatlah tempat khusus untuk kami (pengemudi ojek daring), kalau seperti sekarang ya macet juga karena banyak orang lalu lalang keluar masuk stasiun. Tapi bagaimana, kami pun terpaksa," kata Tama Pratama, salah satu pengemudi ojek daring sat ditemui di depan Stasiun Manggarai, Jakarta, Jumat (25/10/2019).
Senada dengan harapan Raga Surya, pengemudi ojek daring lainnya. "Kan jadinya sama- sama enak kalau ojek daring ada shelter-nya, kayak yang di Stasiun Sudirman tuh. Ya padatnya cuma di dalam selter sehingga tidak membuat macet," ucap Raga.
Raga mengatakan kondisi jalan di depan Stasiun Manggarai saat ini sering terhambat, terutama saat jam sibuk di pagi dan sore hari. Kemacetan tersebut akibat banyaknya ojek daring yang menunggu untuk menjemput penumpang di Stasiun Manggarai.
Penataan Stasiun Manggarai rencananya akan dilakukan terhadap
Pedagang kaki lima dan kendaraan ojek daring yang mangkal di depan Stasiun Manggarai akan menjadi target penataan. Meski demikian, masih banyak pedagang yang tidak mengetahui rencana PT Kereta Api Indonesia (KAI) tersebut.
Nantinya, Stasiun Manggarai akan melayani penumpang kereta api jarak jauh. Sedangkan fungsi Stasiun Gambir akan kembali menjadi stasiun untuk penumpang KA commuter line.

Share this article
Pengemudi ojek daring berharap adanya shelter untuk penjemputan dan penurunan dalam penataan Manggarai.