JAKARTA, AYOJAKARTA.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sigap membersihkan sampah di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan. Tumpukan sampah itu adalah imbas dari hujan lebat di wilayah Jakarta dan sekitarnya tadi malam.
Selasa (8/10/2019) malam, tinggi muka air di Bendung Katulampa maupun Pos Pantau Depok sempat mengalami kenaikan hingga mencapai status Siaga III dan Siaga II. Pintu Air Manggarai sempat masuk Siaga 4 dengan ketinggian 565 cm pada pukul 22.00 WIB.
Di pukul 03.00 WIB (Rabu, 9/10/2019), seluruh pos pantau telah menyatakan status aman. Namun, kenaikan debit air ini membawa tumpukan sampah kiriman ke Jakarta.
"Sejak tadi malam sampah di Pintu Air Manggarai meningkat. Lebih dari 322 meter kubik sampah sudah berhasil diangkat. Sampah tersebut dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang Bekasi menggunakan 7 rit truk sampah besar dan 11 rit truk kecil," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih, melalui keterangan tertulis yang diterima pagi ini.
Berbagai macam jenis sampah kiriman seperti ranting pohon, plastik, kayu yang berukuran besar dan sampah rumah tangga lainnya tersangkut di Manggarai. Pemindahan sampah dari Pintu Air Manggarai dilakukan dengan menggunakan satu unit alat berat Liebherr dan dua unit excavator long arm, sehingga memudahkan petugas untuk mengangkat sampah.
Andono mengatakan, jika sampah di Pintu Air Manggarai tidak segera diangkat maka pintu air akan tersumbat, kemudian air meluap ke permukaan tanah dan berujung banjir.
“Kami antisipasi dengan menyiagakan petugas di lokasi tersebut selama 24 jam. Sejak semalam, petugas giat melakukan pengangkatan sampah,” katanya.
Selain di Pintu Air Manggarai, petugas juga bersiaga di Kali Ciliwung BKB Season City. Sejak semalam, dari lokasi ini berhasil diangkat sebanyak 72 meter kubik sampah menggunakan excavator long arm dan excavator spider. Sampah dari Season City juga langsung dikirim ke TPST Bantargebang Bekasi menggunakan 3 rit truk sampah typer besar.
Petugas dan armada juga disiagakan 24 jam di Jembatan Kali Ciliwung Kampung Melayu untuk mengantisipasi tumpukan sampah kiriman. Sampai pagi ini, wilayah Kampung Melayu masih kondusif dan belum ada pengangkatan sampah.

Share this article
Berbagai macam jenis sampah kiriman seperti ranting pohon, plastik, kayu yang berukuran besar dan sampah rumah tangga lainnya tersangkut di Manggarai.