AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan JPO Tendean, Jakarta Selatan yang mengalami kerusakan akibat ditabrak truk pengangkut alat berat akan dibangun kembali.
Namun, pembangunan tersebut tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat.
Sebab, peristiwa tersebut tersebut baru saja terjadi.
"Karena baru kejadian kemarin dan baru diselesaikan tadi pagi sebenarnya, serta lalu lintas juga baru normal tadi pagi, saya mengikuti dengan saksama perkembangan yang ada," ujar Pramono.

Di sisi lain, Pramono juga mengungkap kemungkinan besar jika pembangunan ulang JPO Tendean ini karena keterbatasan anggaran.
Oleh sebab itu, pihaknya akan mencari alternatif pembiayaan hingga CSR.
"Kalau Bina Marga menyampaikan bahwa belum akan dibangun karena memang pasti anggarannya belum ada, maka saya akan mencarikan ruang apakah melalui APBD Perubahan, atau dana-dana CSR, atau dana-dana KLB, atau kami mengundang strategic partner untuk membangun itu," jelasnya.
Ia menambahkan, adanya JPO di kawasan Tendean memang sangat penting.

Sebab, lokasi tersebut adalah salah satu titik dengan aktivtas lalu lintas dan pejalan kaki yang cukup tinggi.
Di sisi lain, Pramono juga menanggapi usulan agar Pemprov DKI meminta ganti rugi kepada pihak yang bertanggung jawab.
Menurut Pramono, hal ini akan diserahkan kepada dinas terkait bersama aparat penegak hukum.
Dari hasil evaluasi, menunjukkan bahwa kecelakaan terjadi akibat kelalaian sopir truk tengah fokus melihat aplikasi Maps dan memuat alat berat dengan tinggi yang melebihi batas.***
Share this article
Gubernur Pramono Anung juga mengungkap kemungkinan besar jika pembangunan ulang JPO Tendean ini karena keterbatasan anggaran