AYOJAKARTA.COM -- Nasib malang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Agus Tedjo yang tewas mengenaskan setelah menjadi korban perampokan dan pembunuhan.
Agus ditusuk hingga meninggal dunia saat sedang beristirahat dan terlelap di sebuah basecamp ojol di kawasan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Pihak kepolisian pun telah berhasil meringkus pelaku berinisial RD alias D (25) di tempat persembunyiannya.

Sebagai informasi, kejadian ini terjadi pada Minggu, 12 Juli 2026 sekitar pukul 03.50 WIB di Perumahan Villa Taman Bandara, Dadap, Kosambi.
Berdasarkan keterangan polisi, korban saat itu tengah beristirahat di sela-sela mencari rezeki.
Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan, menjelaskan bahwa pelaku mulanya berniat menggasak motor korban yang terparkir.
Namun, saat pelaku mencoba mengambil kunci di saku korban, Agus tersadar dari tidurnya.
"Korban ditusuk saat tidur. Korban meninggal dunia di lokasi, mengalami luka tusuk di bagian leher," ujar Iwan. Usai menusuk korban, pelaku langsung melarikan diri dengan membawa kabur motor Honda PCX dan sebuah ponsel milik korban.
Aksi keji pelaku ternyata sempat disadari oleh rekan ojol lainnya yang melintas di lokasi. Rekan korban sempat mengejar pelaku yang membawa kabur motor korban hingga ke daerah Kamal, Jakarta Utara, namun kehilangan jejak di sana.

Saat kembali ke basecamp, rekan korban mendapati Agus sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Setelah melakukan penyelidikan, tim gabungan Polda Metro Jaya akhirnya berhasil menangkap pelaku pada Selasa, 14 Juli 2026 dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Pelaku diringkus di sebuah kontrakan di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.
Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Arief Ryzki Wicaksana, menyatakan bahwa petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur (tembakan) karena pelaku mencoba melawan saat hendak ditangkap.
Motif Biaya Pernikahan
Dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber, pelaku RD mengungkapkan alasan di balik tindakan nekatnya tersebut. RD mengaku merasa terdesak karena tuntutan dari orang tuanya untuk segera menikah.
"Motif pelaku yang bersangkutan mengaku bahwa sedang memiliki tekanan di dalam kehidupannya terkait dipaksa oleh orang tuanya untuk segera menikah," terang Arief Ryzki.***
Share this article
Nasib malang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Agus Tedjo yang tewas mengenaskan setelah menjadi korban perampokan dan pembunuhan, polisi ungkap motif pelaku.