JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Produksi massal masker kain sedang digiatkan Pemprov DKI Jakarta untuk mengantisipasi kelangkaan masker medis di pasaran.
Seperti dilakukan Pusat Pelatihan Kerja dan Pengembangan Industri (PPKPI) Pasar Rebo, Jakarta Timur,yang akan memproduksi 4.814 masker kain untuk diserahkan ke Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta. Selanjutnya, seluruh masker kain akan didonasikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Produksi dilakukan menyusul bantuan kain untuk bahan baku pembuatan masker dari para ASN (Aparatur Sipil Negara) dan CSR (Corporate Social Responsibility).
Kepala PPKPI Pasar Rebo, Budi Karlia Setiyanto, mengatakan, pembuatan masker ini kembali dilakukan untuk memenuhi lonjakan permintaan masyarakat. Pembuatan dimulai hari ini.
"Bahan baku datang pekan lalu, jumlahnya ada 10 roll atau 1.000 yard. Jenis bahan katun dan parasut. Seluruhnya akan kita buat masker mulai hari Senin ini,” ungkap Budi.
Instruktur Tata Busana PPKPI Pasar Rebo, Diana Simanjuntak, menambahkan, produksi masker kain ditargetkan selesai dalam 10 hari. Tapi ia berharap bisa kurang dari 10 hari, bahkan bisa tuntas dalam seminggu.
Pembuatan masker dilakukan 20 pekerja yang merupakan siswa pelatihan, dengan dibantu para alumni. Pengerjaan ribuan masker itu dilakukan di rumah masing-masing siswa.
"Hari ini kami potong-potong dulu kainnya. Besok kami bagikan ke siswa agar mengerjakan di rumah masing-masing. Targetnya 10 hari kelar, tapi kita upayakan seminggu bisa selesai," ungkap Diana.

Share this article
Pembuatan masker dilakukan 20 pekerja yang merupakan siswa pelatihan, dengan dibantu para alumni.