JAKARTA TIMUR, AYOJAKARTA.COM -- Petugas gabungan dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) dan Kodam Jaya melakukan pengerukan di Kali Ciliwung, di RW 14, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.
Lurah Bidara Cina, Dadang Yudi Hartono mengatakan, pengerukan dilakukan karena kali telah mengalami pendangkalan akibat sedimentasi. Pekerjaan ini dilakukan dengan mengerahkan satu unit eskavator.
"Harapannya, genangan dan banjir di sekitar Kali Ciliwung dapat diminimalisir," ujarnya, Jumat (15/11/2019).
AYO BACA : Normalisasi Belum Kelar, Bantaran Ciliwung Bakal Kebanjiran
Sementara itu, Kepala BBWSCC, Bambang Hidayah menuturkan pengerukan Kali Ciliwung telah dilakukan pihaknya sejak bulan September lalu dan ditargetkan akan rampung pada akhir Desember 2019.
Menurutnya, di titik Bidara Cina banyak terjadi sedimentasi yang setiap tahun terbawa banjir dari hulu di kawasan Bogor, Jawa Barat. Sehingga jika tak dikeruk, terjadi pendangkalan. Lumpur hasil kerukan Kali Ciliwing ini dijadikan tanggul sementara di sepanjang bantaran kali.
"Saat ini pengerjaan pengerukannya telah mencapai 90 persen dan kami targetkan akan rampung pada akhir Desember mendatang," kata dia.
AYO BACA : Ada 78 Titik Rawan Banjir di Wilayah Kerja BBWSCC

Share this article
Petugas gabungan dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) dan Kodam Jaya melakukan pengerukan di Kali Ciliwung, di RW 14, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur. Lurah Bidara Cina, Dadang Yudi Hartono mengatakan, pengerukan dilakukan karena kali telah mengalami pendangkalan akibat sedimentasi. Pekerjaan ini dilakukan dengan mengerahkan satu unit eskavator. "Harapannya, genangan dan banjir di sekitar Kali Ciliwung dapat diminimalisir," ujarnya, Jumat (15/11/2019).