KELAPA GADING, AYOJAKARTA -- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara terus melakukan upaya antisipasi dampak musim hujan. Pengerukan sedimen lumpur dari setiap saluran air di seluruh wilayah dilakukan lewat program Gerebek Lumpur.
Pengerukan sedimen lumpur dan sampah di Jakarta Utara dilakukan selain sebagai upaya menambahkan volume tampung air di saluran, juga untuk membantu melancarkan aliran air yang biasanya tersumbat sampah.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase, Sudin Sumber Daya Air Kota Administrasi Jakarta Utara, Yursid Suryanegara, Sabtu (2 Oktober 2021 seperti dilansir laman Pemkot Jakarta Utara, www.utara.jakarta.go.id.
Yursid menambahkan ada dua lokasi yang hari ini sedang dilakukan program Gerebek Lumpur. "Tepatnya di Kali Sunter. Untuk lokasinya pada segmen depan Mall Artha Gading dan segmen depan Pompa Rawa Badak Selatan," ungkapnya.
Yursid menerangkan untuk mempercepat proses pengerukan lumpur, pihaknya dalam hal ini Sudin SDA Kota Administrasi Jakarta Utara menggunakan beberapa alat berat.
Di segmen depan Mall Artha Gading Kecamatan Kelapa Gading, dikerahkan 4 alat berat terdiri dari 2 amphibious excavator besar dan 2 long arm excavator dengan 8 unit dump truck kapasitas 22 meter kubik.
Untuk Kali Sunter segmen Rawa Badak total 6 alat berat yang terdiri dari 3 amphibious excavator dan 2 long arm excavator dan 1 standard excavator ditambah dengan 10 unit dump truck kapasitas 5 meter kubik.
“Total alat yang diturunkan 10 alat berat dan 18 unit dump truck," tuturnya.
Selain Satgas SDA Kota Administrasi Jakarta Utara, terlihat petugas dari Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Administrasi Jakarta Utara yang ikut membantu membersihkan sekitar Kali Sunter segmen depan Mall Artha Gading.

Share this article
Pengerukan sedimen lumpur dari setiap saluran air di seluruh wilayah dilakukan lewat program Gerebek Lumpur