JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Jakarta Islamic Centre (JIC), Jakarta Utara, sepakat menunda seluruh agenda yang melibatkan banyak jemaah mulai hari ini sampai Sabtu (28/3/2020) minggu depan.
Hal itu dilakukan Badan Manajemen dan Sekretariat JIC terkait peningkatan kewaspadaan terhadap penularan virus corona sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Kepala Bagian Umum Badan Manajemen JIC, Sofyan Jamalludin, mengatakan, kegiatan yang mengalami pembatalan adalah Kultum Dzuhur, Kajian Ahad Dhuha, MT Bina Muslimah, MT Bina Rohani, MT IPHI, MT Salimah, Majelis Istighotsah (MAIS), Majelis Dzikir Senin Pagi, Khotmul Quran dan Kajian Tafsir Al Quran Odoj, Khotmul Quran MAIS, Majelis Pemuda dan Remaja (Madaris JIC),KBM TKQ dan MD JIC serta Kajian Inspirasi Muslimah.
"Termasuk kegiatan outdoor seperti pelatihan beladiri, komunitas sepeda, baris berbaris, wisata religi dan lainnya, semua distop dulu sampai ada pengumuman lebih lanjut," katanya, Senin (16/3/2020).
Selain itu, lanjut Sofyan, orang yang diperbolehkan masuk ke dalam Kompleks JIC hanya para karyawan JIC, MUI, DMI, serta orang yang hendak salat lima waktu dan salat Jumat.
"Itu pun harus melalui deteksi suhu badan yang sudah disediakan pihak JIC," tegasnya.
Kepala Sekretariat JIC, Ahmad Juhandi, menjelaskan, JIC sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial tentu rawan penularan virus Corona karena menjadi tempat pertemuan massa dalam jumlah besar.
JIC pun memanfaatkan pembatasan kegiatan di kompleksnya untuk membersihkan dan mensterilkan kawasan JIC.

Share this article
Orang yang diperbolehkan masuk ke dalam Kompleks JIC hanya para karyawan JIC, MUI, DMI, serta orang yang hendak salat lima waktu dan salat Jumat.