JAKARTA UTARA, AYOJAKARTA.COM -- Camat Cilincing Jakarta Utara Muhammad Alwi akan memberdayakan sebanyak 70 orang mantan buruh pabrik pembakaran arang yang kehilangan pekerjaannya melalui berbagai program dan kegiatan.
''Selasa (24/9/2019) akan dirapatkan dengan sejumlah suku dinas,'' katanya, Jumat (20/9/2019).
Menurut Alwi, beberapa alternatif pekerjaan akan menjadi solusi untuk mengatasi 70 orang bekas pembakar arang yang kehilangan pekerjaan. Antara lain Pekerja Penanganan Sarana dan prasarana Umum (PPSU), pelatihan UMKM atau potensi lain.
AYO BACA : Polisi Usut Tuntas Kasus Pencemaran Udara di Cilincing
''Tapi ini masih dipilah lagi yang usia senja dan produktif,'' ujarnya.
Alwi menambahkan, pihaknya juga mempertimbangkan pekerjaan pembakaran arang dengan menggunakan alat khusus minim asap bernilai Rp 21 juta per unit. Pemkot Jakut akan mengajak bicara pemilik pabrik soal pengadaan alat khusus pembakaran arang minim asap itu namun kesulitan mencari tempat untuk lokasi pabrik.
''Justru kami harap ada alat yang bisa membakar arang tanpa mengeluarkan asap. Ini yang sedang kita koordinasikan dengan pemilik pembakaran, dan semoga solusi itu bisa berjalan,'' tuturnya.
Kamis kemarin (19/9/2019), polisi bersama Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menutup tempat usaha pembakaran arang dan peleburan aluminium di Cilincing. Sebab, keberadaan mereka selama ini telah membuat pencemaran udara.

Share this article
Camat Cilincing akan memberdayakan sebanyak 70 orang mantan buruh pabrik pembakaran arang yang kehilangan pekerjaannya.