Berkunjung ke Kampung Kerang Hijau di Tepian Pantai Reklamasi

Deretan bangunan yang berada di kawasan Pulau D hasil reklamasi, di kawasan pesisir Jakarta, Senin (17/6/2019). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk sejumlah bangunan di Pulau C dan D. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

Deretan bangunan yang berada di kawasan Pulau D hasil reklamasi, di kawasan pesisir Jakarta, Senin (17/6/2019). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk sejumlah bangunan di Pulau C dan D. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

Krak..krak...krak. Itulah  bunyi patahan cangkang kerang saat terinjak oleh kaki yang melangkah. Saat bersamaan  bau amis  pun menyengat.

Suara krak dan bau itu menjadi tanda  bahwa anda telah tiba di Kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kawasan yang selama ini dikenal sebagai sentra pengolahan hasil laut di DKI Jakarta itu ternyata pernah memiliki julukan kampung kerang hijau  karena daratannya ditutupi oleh kerang hijau. Daratan tersebut diciptakan oleh para penduduk korban penggusuran dari kawasan Kali Adem yang secara administratif tercatat sebagai RT 006 RW 022 Kelurahan Pluit.

Pada perkembangannya kawasan itu menjadi sentra pengolahan kerang hijau. Menurut cerita warga yang bernama Lokaeni, menjadi sentra sudah ada sejak tahun 1990 dan merupakan sentra kerang hijau yang pertama di Jakarta.

Namun jangan coba bayangkan jika akses jalan menuju sentra pengolahan kerang hijau sama seperti sentra pada umumnya yang memiliki jalan mulus dan tergolong bersih. Jalanan yang becek dan genangan air menjadi penyambut pertama untuk masuk ke lokasi pengolahan kerang hijau.
 Lokaeni atau yang biasa di sapa Ibu Lo itu telah menggeluti bisnis pengolahan kerang hijau sejak tahun 90-an, namun kini dia lebih memilih berprofesi sebagai pemilik warung.

Seiring waktu perubahan terjadi dengan adanya berbagai aktivitas di kawasan ini, sentra kerang yang biasa dimulai dari pagi hari dimana api tungku sudah menyala untuk merebus kerang kini sudah tidak terlihat lagi.

AYO BACA : Pemprov DKI Tertibkan IMB di Lahan Reklamasi

"Dulu jam delapan, jam sembilan udah rame yang ngerebus kerang, karena dulunya paling awal diolah di sini, baru setelah itu merembet ke daerah Cilincing. Sekarang jam sepuluh mulai aja udah lumayan paling nanti jam 12 baru mulai lah," ujar Lokaeni, sembari memotong sayur kol.

Lokaeni mengatakan, dulu ada  ratusan orang yang memiliki usaha pengolahan kerang hijau, bahkan sampai dia memiliki puluhan karyawan untuk mengolah kerang hijau. Mereka dibagi menjadi empat bagian, yakni merebus, mengupas, menangkap kerang, dan membawa kerang ke tempat pelelangan ujarnya.

Untuk satu pekerja Lokaeni memberi upah Rp15.000 per ember, ukuran ember yang dimaksud berdasarkan drum minyak ukuran 22 liter yang di potong menjadi dua bagian atau sekitar 30 kilogram isi kerang hijau.

"Dulu tuh disini banyak banget yang pada kerja, sampai saya bisalah nyekolahin anak lima, yang satu udah sarjana," ujar Lokaeni.

Tapi beda dulu dengan sekarang, keluhnya. Sekarang selain kerangnya sudah berkurang di laut, juga biaya untuk upah pekerja sudah mencapai Rp30.000 per ember.

Pada masa kejayaannya setiap pemilik usaha pengolahan kerang hijau mampu meraup omset hingga Rp3 juta per bulan. Sekarang untuk mendapatkan Rp100.000 per hari saja sulit.

AYO BACA : PDIP Sebut Terbitkan IMB di Lahan Reklamasi Salahi Aturan

Ia juga menambahkan dulu untuk mendapatkan kerang dari nelayan sanggat mudah, karena banyak nelayan yang memiliki keramba apung untuk ternak kerang hijau, sehingga harga pun menjadi lebih murah. Setiap harinya Lokaeni mampu membeli 10 kilogram seharga Rp12.000 tapi untuk saat ini harga per kilogram nya Rp5000.

Hal itu juga dirasakan salah satu pemilik usaha kerang hijau bernama Santi.  Menurut dia usahanya kini hanya tinggal bergantung apa yang laut berikan untuk nelayan, dari nelayan dapat kerang nya segitu ya segitu, ungkapnya. Santi pun mengatakan, dulu sebelum adanya reklamasi pulau G pendapatan nelayan melimpah dan kualitas kerangnya cukup bagus.

Dulu harga dari nelayan bisa mencapai Rp10.000 per 10 kilogram, kalau untuk kualitas yang besar bisa Rp12.000 per 10 kilogram nya, kalau saat ini bisa mencapai Rp5000 per kilogram nya, belum lagi kualitas kerang hijau sangat buruk dan tercemar limbah.

Keluhan tersebut tidak hanya dari para pengusaha, tapi dari nelayan itu sendiri. Seperti yang disampaikan oleh Tandek nelayan Muara Angke yang telah puluhan tahun melaut di perairan  pantai utara Jakarta.

Dia menceritakan  sebelum reklamasi, laut masih dipenuhi ikan dan sangat mudah untuk berternak kerang hijau. Hanya dengan memasang keramba jala apung, ia mampu menghasilkan uang Rp100.000 per harinya dengan kualitas kerang hijau yang baik.

Berbeda dengan saat ini, ini karena banyaknya pulau reklamasi, kerang hijau jadi banyak yang berlumpur.

Nelayan bertubuh tambun itu menambahkan, bahwa permasalahan baru untuk perairan laut teluk Jakarta terkait kerang hijau kini sulit diternak karena selain adanya reklamasi, banyak pabrik membuang limbahnya ke laut sehingga mengakibatkan kerang hijau banyak yang mati.

Tandek berharap agar pemerintah mampu memperhatikan nasib mereka untuk masa depan anak-anak di Kampung Kerang. Karena Semakin sulit pencarian kerang hijau di kawasan itu, mengakibatkan meredupnya roda ekonomi bagi kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir pantai utara Jakarta.

AYO BACA : Jalan Mundur, Aksi Menolak IMB di Pulau Reklamasi

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Gadget 04 Jun 2026, 15:53 WIB

Secanggih Apa Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 Samsung Galaxy Z Fold 8? Simak Ulasannya

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 Ultra Juli 2026. HP tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), teknologi laser drilling agar layar rata tanpa lipatan, chip 2nm, RAM hingga 16GB, dan kamera 200MP.

Gadget 04 Jun 2026, 14:49 WIB

Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra, Baterai Jumbo dan Layar Tanpa Lipatan

Samsung bersiap merilis Galaxy Z Fold 8 Ultra pada Juli 2026. Ponsel lipat tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), layar tanpa bekas lipatan, chip Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan kamera 200MP.

News 04 Jun 2026, 14:46 WIB

Suara Pengamat: ISMN Meet Up Surabaya 2026 Benteng Pertahanan Kreator Lokal

Pengamat puji ISMN Meet Up Surabaya 2026! Dinilai sukses jadi wadah strategis yang bikin ekosistem media sosial jadi jauh lebih sehat.

Metropolitan 04 Jun 2026, 14:16 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik PLN 5-6 Juni 2026, PAM JAYA: Terdapat 45 Wilayah Terdampak Suplai Air

Informasi penting terkait gangguan sementara pada suplai air di sejumlah wilayah Jakarta akibat pekerjaan pemeliharaan gardu listrik milik PLN yang menjadi sumber pasokan energi bagi Instalasi Pengola

Viral 04 Jun 2026, 14:12 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Pesisir Muara Angke, 70 Personel UPS DLH DKI Lakukan Penanganan Secara Bertahap!

Tim gabungan dari berbagai unsur mulai melakukan aksi pembersihan besar-besaran terhadap tumpukan sampah yang membentuk daratan atau dikenal sebagai "pulau sampah" di pesisir Jakarta Utara.

News 04 Jun 2026, 13:39 WIB

Peringatan Keras Kemenhaj RI, Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Dalam Koper!

Kementerian Haji dan Umrah RI memberikan peringatan keras kepada jemaah haji agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin saat kepulangan ke Indonesia.

Jakarta Selatan 04 Jun 2026, 13:20 WIB

Pastikan Produk Pangan Aman, Sudin KPKP Jakarta Selatan Lakukan Uji Sampel di 5 Lokasi Ini!

Pastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman, Suku Dinas Ketahanan Pangan, kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan aktif lakukan pengawasan.

Metropolitan 04 Jun 2026, 13:05 WIB

30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, Pemkot Jakpus Gerak Cepat Berikan Bantuan!

Kebakaran kembali terjadi didi Jalan Tanah Tinggi IV RT 09 RW 07, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 00.15 WIB pada Kamis, 4 Juni 2026 dini hari yang menghanguskan 30 rumah warga.

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.