AYOJAKARTA.COM - Perkiraan rincian biaya kuliah kedokteran Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) bisa ditemukan di sini.
Bagi calon mahasiswa baru yang ingin mengambil kuliah kedokteran, baiknya cari tahu dulu rincian biaya kuliah kedokteran UI dan UGM agar dapat memperkirakan untuk ke depannya.
Banyak mahasiswa yang ingin kuliah kedokteran namun tidak mempertimbangkan soal biaya hingga akhirnya putus di tengah jalan.
Padahal, kuliah kedokteran merupakan salah satu jalur pendidikan yang menuntut komitmen dan investasi finansial yang besar.
Berikut perkiraan rincian biaya kuliah kedokteran UI dan UGM sampai lulus:
1. Universitas Indonesia (UI)
Pengajuan tarif UKT di UI disesuaikan berdasarkan BOP penanggung biaya.
Saat ini ada dua jenis BOP di UI yakni BOP-Berkeadilan (BOP-B) dan BOP-Pilihan (BOP-P).
Dikutip ayojakarta.com dari situs lifepal pada Minggu (21/8/2023), biaya kuliah FK UI dengan BOP-B adalah sebagai berikut:
- BOP-B Ilmu Biomedik reguler Rp15 juta, uang pangkal Rp20 juta
- BOP-B Ilmu Gizi reguler Rp15 juta, uang pangkal Rp22,5 juta
- BOP-B Ilmu Kedokteran reguler Rp17,5 juta, uang pangkal Rp25 juta.
Baca Juga: Rata-rata Gaji Fresh Graduate UI, Esa Unggul hingga ITB, Bisa Capai 2 Digit
Jadi misalnya kamu adalah seorang mahasiswa reguler, biaya kuliah yang harus kamu keluarkan di fakultas kedokteran UI maksimal Rp7,5 juta setiap semester (mengacu pada angka maksimal di kelas 6).
Biasanya mahasiswa kedokteran akan lulus dalam waktu 5-6 tahun (termasuk koas) sehingga kamu perlu menyiapkan dana setidaknya Rp7,5 x 12 semester = Rp 90 juta.
Baca Juga: 6 BUMN dengan Gaji Tinggi untuk Fresh Graduate, Tertarik Daftar?
2. Universitas Negeri Gadjah Mada (UGM)
UGM menjadi salah satu kampus terbaik yang menyediakan fakultas kedokteran di Indonesia.
Untuk kuliah di salah satu fakultas kedokteran UGM ini, maka seorang mahasiswa perlu mengeluarkan uang berdasarkan UKT sebagai berikut:
Baca Juga: Berikut Cara Mengirim Foto dan Video HD Berkualitas Tinggi di WhatsApp
Kelompok UKT Kriteria penghasilan Besaran biaya kuliah
- UKT 0, dengan kriteria penghasilan peserta beasiswa bidikmisi maka besaran biaya kuliah adalah Rp0
- UKT 1 dengan kriteria penghasilan peserta beasiswa bidikmisi maka ≤ Rp500.000, maka besaran biaya sebesar Rp500.000
- UKT 2 dengan kriteria penghasilan Rp500.000 < Penghasilan ≤ Rp2.000.000, maka besaran biayanya sebesar Rp1.000.000
- UKT 3 dengan kriteria penghasilan Rp2.000.000 < Penghasilan ≤ Rp3.500.000, maka besatan biayanya sebesar Rp7.250.000
- UKT 4 dengan kriteria penghasilan Rp3.500.000 < Penghasilan ≤ Rp5.000.000, maka besaran biayanya sebesar Rp10.875.000
Baca Juga: Berikut Gaji Fresh Graduate UI dari 15 Fakultas yang Ada, Paling Kecil Rp4 Jutaan
- UKT 5, dengan kriteria penghasilan Rp5.000.000 < Penghasilan ≤ Rp10.000.000, maka besaran biayanya sebesar Rp14.500.000
-UKT 6, dengan kriteria penghasilan Rp10.000.000 < Penghasilan ≤ Rp20.000.000, maka besaran biayanya sebesar Rp18.125.000
- UKT 7, dengan kriteria penghasilan Rp20.000.000< Penghasilan ≤ Rp30.000.000, maka besaran biayanya sebesar Rp22.500.000
- UKT 8 Penghasilan dengan kriteria penghasilan > Rp30.000.000, maka besaran biayanya sebesar Rp26.000.000.
Berdasarkan rincian biaya di atas, maka calon mahasiswa kedokteran perlu menyiapkan dana maksimal hingga Rp26 juta tiap semesternya.
Untuk masa kuliah S1 kedokteran biasanya 6 tahun sudah termasuk koas.
Untuk biaya UKTnya saja kamu perlu menyiapkan sekitar Rp26 juta x 12 = Rp312 juta.
Jadi, itulah perkiraan rincian biaya kuliah kedokteran UI dan UGM sampai lulus.***
Share this article
Berikut ini perkiraan biaya kuliah jurusan kedokteran di Universitas Indonesia (UI) dan UniveristS Gadjah Mada (UGM).