Merasa Ibadah Pas-pasan? Buya Yahya Ungkap Cara agar Mendapat Cinta Allah SWT

Buya Yahya
Buya Yahya

 

AYOJAKARTA.COM - Sebagai manusia tentu tidak luput dari dosa dan kelalaian. Terkadang sebagai hamba, manusia bisa lalai untuk melakukan ibadah.

Adapun seseorang yang menunaikan ibadah dengan pas-pasan atau hanya menjalankan yang wajib (fardhu) saja.

Maka apakah amalan wajib saja cukup untuk seorang hamba agar mendapat ridho Allah? Buya Yahya menjelaskan bahwa dahulu ada seseorang yang menghadap Nabi Muhammad SAW dan mengeluhkan soal ibadahnya.

Baca Juga: Dijatuhi Sanksi Berat, Ketua KPU RI Enggan Tanggapi soal Kasus Wanita Emas

Kemudian dijelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW menjawab jika ibadah pas-pasan yang dilakukan itu benar, maka seorang hamba tersebut bisa menjadi ahli surga.

"Ada orang ngadep ke Nabi, 'Ya Rasulullah, aku melakukan ibadah pas-pasan', kata nabi kalau bener ahli surga," kata Buya Yahya dikutip melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Sehingga dalam artian, tidak masalah jika melakukan ibadah wajib atau fardhu karena itu yang utama.

Baca Juga: Penuh Tangis! Sidang AG Jadi Ajang Saling Serang Para Tersangka Penganiayaan David Ozora

"Gapapa pas-pasan, Ramadan full satu bulan, ga ada lebih memang, salat 5 waktu, yang kewajiban dulu dilakukan," jelas Buya Yahya.

Maka kekurangan dalam ibadah tersebut pun masih bisa diperbaiki, misalnya khusyu dalam salat.

Buya Yahya menegaskan, jangan sampai tidak salat hanya karena menunggu khusyuk, justru itu perlu dilatih.

Baca Juga: PENTING! Calon PPPK Kemenag Wajib Pilih Lokasi Ujian SKT Tambahan, Simak LINK dan Jadwal Lengkapnya di Sini

"Adapun masalah kekurangannya pun sambil kita selesaikan bersama, tidak ada kekhusyukan dalam salat, jangan sampai karena tidak khusyu maka tidak salat," tutur Buya Yahya.

"Lakukan salat, nanti Allah akan beri khusyuk kemudian. Belajar khusyu itu sendiri sudah mendapatkan pahala, pahala ingin khusyu," sambungnya.

Termasuk juga dengan ibadah puasa, selain menahan lapar dan dahaga, juga perlu menahan lisan agar tidak berbicara yang buruk.

Itu perlu dilatih perlahan-lahan agar ibadah semakin sempurna.

Baca Juga: Indonesia Pernah Disanksi FIFA Tahun 2015? Wakil Ketua PSSI Zainudin Amali: Olahraga Kita Dikucilkan Jika..

"Sama (jika) puasanya masih nahan lapar dan dahaga, lisannya belum, maka sudah beruntung, karena sadar lisannya belum puasa, tinggal ditahan sedikit," ujar Buya Yahya.

Sehingga itu disebut sebagai usaha untuk menyempurnakan ibadah, karena setiap orang tidak ada yang sempurna.

"Bagaimana membatasi lisan anda dari kalimat-kalimat tidak baik, itu namanya usaha," jelas Buya Yahya.

Baca Juga: Jangan Sedih,THR Lebaran 2023 PNS Pasti Turun tapi Bagaimana dengan Honorer? Hanya Akan Cair Untuk Profesi Ini

Untuk menjadi istimewa misal dalam hal beribadah, butuh proses menyempurnakannya.

"Ga ada orang itu langsung jadi istimewa, tapi bertahap semuanya," kata Buya Yahya.

Jika seorang hamba sudah merasa sadar bahwa ada yang kurang dalam ibadahnya itu sudah menjadi awal yang baik.

Dimana nantinya perlahan bisa diperbaiki sehingga ibadah yang dilakukan semakin baik.

"Tapi berangkat dari seperti yang dirasakan ibu tadi, sadar dulu, baru nanti perlahan pembenahan, pas-pasan menjadi cukup, menjadi masyaAllah," tutur Buya Yahya.

Baca Juga: Mudik Gratis Diperpanjang, Berikut Link Pendaftaran Onlinenya, Jangan Sampai Ketinggalan!

Selain itu, Buya Yahya menjelaskan bahwa seorang ulama atau wali pun berawal dari melakukan ibadah yang wajib atau fardhu terlebih dahulu.

"Seperti disabdakan nabi, Allah berfirman, 'para kekasih Allah gimana sih amalan pertama yakni dengan yang fardhu, yang wajib dulu pastikan tidak ada yang bolong'," ungkap Buya Yahya.

Sehingga perlu dipahami untuk mengutamakan ibadah wajib atau fardhu sebelum melakukan ibadah sunnah.

"Jangan sok bicara sunnah tapi yang wajib sering bolong," jelas Buya Yahya.

Baca Juga: Cihuy! Ada 5 Program Mudik Gratis 2023 untuk Kendaraan Darat, Laut dan Udara, Lihat Cara Daftar di Sini!

"Jadi pertama dan utama adalah fardhu, setelah fardhu (baru kerjakan) sunnah," sambungnya.

Apabila ibadah wajib sudah terpenuhi dengan baik, lalu ditingkatkan perlahan menunaikan yang sunnah maka Allah akan mencintai hamba-Nya.

"Lakukan itu, dengan begitu saja, sampai Allah mencintai Allah," ungkap Buya Yahya.

"Allah mencintainya dimulai dari yang fardhu," tambahnya.

Itu tadi kata Buya Yahya soal jika merasa ibadah pas-pasan bisa dimulai dari yang fardhu.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# fardhu
# Ramadan
# puasa
# sunnah
# Buya Yahya
# ibadah

News Update

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.